![]() |
| Hamiedan AC seorang musisi besar yang dimiliki Banua. Karyanya abadi hingga saat ini, baik lagu-lagu berbahasa Indonesia maupun bahasa Banjar. (Foto: dok) |
RILISKALIMANTAN.COM - Akademi Bangku Panjang Mingguraya (APBM) akan gelar karya lagu-lagu ciptaan Hamiedan AC. Acara yang bertajuk "In Memoriam Hamiedan AC" tersebut menghadirkan para seniman musik Banjarbaru dan sekitarnya. Digelar di Panggung Bundar Minggu Raya, Minggu malam (21/6/2026).
Direktur ABPM HE Benyamine, menyebutkan digelarnya kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi sang maestro seniman musik Hamiedan AC yang bertepatan dengan perayaan Hari Musik se-Dunia tanggal 21 Juni 2026.
Musisi kelahiran Kandangan 26 September 1940 dan wafat pada tahun 1997 ini, disamping sangat produktif menciptakan lagu Banjar, juga mencipta lagu-lagu pop, keroncong dan dangdut yang dibawakan artis penyanyi nasional seperti Muchsin Alatas dan Titiek Sandhora (Dunia Belum Kiamat), Ira Maya Sopha, Sundari Sukoco, Mus Mulyadi dan lain-lain. Adapun lagu Banjar yang cukup populer hingga kini diantaranya Anak Pipit, Tatangis, Tabang Bamban.
Menurut HE Benyamine, Hamiedan AC pada masanya telah menitipkan kekayaan intelektual, lebih dari 200 lagu Indonesia dan lebih 100 lagu berbahasa Banjar. "Pada perayaan Hari Musik se-Dunia ini, di Kalimantan Selatan, elok rasanya menampakkan sosok maestro yang sudah seharusnya menjadi kebanggaan daerah, yang tentu penting mendapatkan perhatian pengambil kebijakan dan para pihak," ujar Bang Ben, panggilan akrab HE Benyamine.
Dijadwalkan akan tampil membawakan karya Hamiedhan AC diisi oleh berbagai grup musik, solo, komunitas kampus, sanggar, dan bersifat partisipatif.
Kegiatan ini bersifat umum, juga akan hadir penulis buku biografi dengan judul "Alang Carufit, Sang Maestro Yang Terlupakan" (2025). Buku ini diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan. Ditulis oleh Waljuni Astu Rahman.
Bagi penonton yang hadir nantinya, pergelaran ini tentu bisa melepas kerinduan lagu-lagu lama karya Hamiedan AC, baik yang berbahasa Indonesia maupun berbahasa Banjar (lagu Banjar).
Ketua Dewan Kesenian Kalsel Taufik Arbain juga menyambut baik pergelaran karya musisi besar Hamiedan AC yang lagu-lagunya juga menasional. "Kita bangga dan terima kasih kepada kawan-kawan Akademi Bangku Panjang Mingguraya yang peduli terhadap kiprah dan dedikasi seorang musisi hebat asal Kalsel, yang karya-karyanya akan ditampilkan bertepatan dengan Hari Musik se-Dunia tahun 2026 ini," ujar Taufik Arbain.
Penulis: Khairiadi Asa

