Trending

Operator Seluler Siapkan Paket Kuota Rollover di Tengah Gugatan Kuota Hangus

PAKET KUOTA: Ilustrasi isi ulang kuota - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) bersama sejumlah operator seluler menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan paket layanan internet dengan fitur akumulasi kuota atau rollover. Langkah tersebut disampaikan di tengah polemik kuota internet hangus yang tengah menjadi perhatian publik.

Komitmen itu disampaikan Direktur Eksekutif ATSI, Marwan O Baasir, dalam sidang perkara terkait skema kuota internet hangus di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (18/6/2026). Perkara tersebut tercatat dengan nomor 273/PUU-XXIII/2025 dan 33/PUU-XXIV/2026.

"ATSI dan operator seluler telah dan akan terus menyediakan dan mengembangkan berbagai pilihan paket jasa layanan internet yang dapat memberikan fleksibilitas lebih bagi pelanggan," kata Marwan.

Menurutnya, pilihan layanan yang tersedia tidak hanya mencakup paket dengan fitur rollover, tetapi juga paket non-rollover serta berbagai inovasi layanan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

"Di antaranya paket jasa layanan internet dengan menggunakan fitur akumulasi kuota (rollover), non-rollover, maupun dengan inovasi layanan lainnya," ujarnya.

Marwan menjelaskan keberagaman pilihan paket memungkinkan pelanggan menentukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan pola penggunaan masing-masing.

Selain pengembangan produk, ATSI bersama operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, dan XL juga berkomitmen meningkatkan keterbukaan informasi kepada pelanggan. Upaya tersebut dilakukan melalui penyajian informasi produk yang lebih sederhana dan mudah dipahami.

Operator juga akan memperkuat kanal informasi yang memungkinkan pelanggan memantau penggunaan data dan sisa kuota internet secara lebih mudah.

Di sisi lain, ATSI menyatakan akan terus meningkatkan perlindungan hak pelanggan melalui optimalisasi mekanisme pengaduan serta evaluasi berkala terhadap kualitas layanan.

"Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus menjaga kualitas layanan yang berkelanjutan," kata Marwan.

ATSI juga menyatakan terbuka untuk berdiskusi bersama pemerintah, lembaga perlindungan konsumen, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mencari formulasi terbaik terkait perlindungan pelanggan serta keberlanjutan industri telekomunikasi nasional.

Menurut Marwan, perkembangan teknologi akan terus mendorong lahirnya inovasi layanan baru yang memberikan nilai tambah dan fleksibilitas lebih besar bagi pelanggan.

Sumber: Kompas.com

Lebih baru Lebih lama