Trending

Mentan Usul Menu Ayam dan Telur MBG Ditambah Jadi Tiga Kali Sepekan

RAMAI: Petugas SPPG sedang menyiapkan ompreng untuk program MBG - Foto Dok BGN

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengusulkan agar menu ayam dan telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) disajikan lebih sering, yakni hingga tiga kali dalam sepekan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan penyerapan hasil peternakan sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat peternak.

Usulan itu disampaikan Amran setelah berkomunikasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul turunnya harga ayam dan telur di pasaran.

Menurut Amran, peningkatan frekuensi penyajian ayam dan telur dalam program MBG dapat menjadi solusi untuk memperkuat permintaan produk peternakan domestik.

"Kami langsung telepon Kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu, biasanya konsumsi telur satu kali, bisa menjadi tiga kali, termasuk ayam," ujar Amran usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ia mengatakan usulan tersebut mendapat respons positif dari BGN dan dinilai sejalan dengan tujuan program pemenuhan gizi bagi masyarakat.

"Sehingga harga mulai merangkak naik, dan itu kita sepakati semua," katanya.

Selain berkoordinasi dengan BGN, Kementerian Pertanian juga telah mengumpulkan para peternak ayam dan telur untuk membahas kondisi harga serta mencari solusi yang dapat menjaga keberlanjutan usaha peternakan.

Amran menjelaskan pemerintah berupaya memastikan harga komoditas peternakan tetap berada pada tingkat yang menguntungkan peternak tanpa mengganggu daya beli masyarakat.

"Kami mengumpulkan peternak-peternak untuk ayam dan telur, kami kumpulkan, kami diskusi. Kemudian memberikan beberapa solusi," ujarnya.

Pemerintah berharap peningkatan konsumsi ayam dan telur melalui program MBG dapat membantu menjaga keseimbangan pasar, meningkatkan kesejahteraan peternak, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Sumber: Viva.co.id

Lebih baru Lebih lama