![]() |
| SOSOK: Anggota DPRD Kalimantan Selatan Habib Umar Hasan Alie Bahasyim saat menyampaikan aspirasi terkait pembangunan di Kecamatan Peramasan, Kabupaten Banjar - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan di Kecamatan Peramasan, Kabupaten Banjar. Ia menilai sejumlah desa di wilayah tersebut masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama pada sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Menurut Habib Umar, kondisi yang dialami masyarakat di empat desa di Kecamatan Peramasan menunjukkan masih adanya kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Ia mengatakan masyarakat setempat telah lama mengeluhkan sulitnya mengakses layanan dasar akibat keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia.
"Infrastruktur jalan yang rusak parah menjadi hambatan utama bagi warga dalam menjangkau fasilitas kesehatan maupun pendidikan yang layak," kata Habib Umar saat dikonfirmasi.
Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu menegaskan pembangunan daerah seharusnya tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan. Menurutnya, daerah terpencil juga berhak memperoleh akses pembangunan yang setara guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Habib Umar menilai ketimpangan pembangunan yang masih terjadi perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar tidak semakin memperlebar kesenjangan antarwilayah.
"Warga menuntut keadilan. Jangan sampai daerah terpencil terus-menerus terabaikan," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, perhatian terhadap daerah tertinggal sejalan dengan amanat konstitusi dan nilai-nilai Pancasila.
Habib Umar berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat memasukkan persoalan pembangunan di Peramasan ke dalam agenda prioritas, terutama terkait peningkatan akses jalan, layanan kesehatan, dan fasilitas pendidikan.
"Kami ingin dari Pemerintah Provinsi Kalsel bisa menjadikan persoalan ini sebagai prioritas dalam agenda pemerataan pembangunan. Hal ini penting guna memastikan wilayah pedesaan yang selama ini terpinggirkan bisa mendapatkan perhatian yang setara," jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan yang merata menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.
Penulis: Fathur

