Trending

Habib Hamid Serap Keluhan Sampah Warga Guntung Manggis Banjarbaru

DIALOG: Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan, Habib Hamid Bahasyim, saat menanggapi aspirasi dari warga Guntung Manggis terkait pengelolaan sampah - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan, Habib Hamid Bahasyim, menerima berbagai keluhan warga terkait pengelolaan sampah saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kalimantan Selatan Tahun 2023–2042 di Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru.

Kegiatan berlangsung di kawasan Transad Blok B, Kecamatan Landasan Ulin, dan dihadiri Anggota DPRD Banjarbaru Nurkholis Anshari serta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Farkhan Abdillah.

Dalam dialog bersama warga, persoalan sampah menjadi salah satu isu yang paling banyak disampaikan. Masyarakat mengeluhkan sampah rumah tangga yang sering menumpuk akibat armada pengangkut yang tidak rutin melayani wilayah tersebut.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan karena menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi memicu masalah kesehatan.

Habib Hamid menjelaskan bahwa Perda RTRW tidak hanya mengatur tata ruang dan pemanfaatan wilayah, tetapi juga mencakup sistem pendukung kawasan permukiman, termasuk pengelolaan sampah.

"Jadi pengelolaan sampah adalah bagian dari layanan dasar yang harus berjalan baik," kata Habib Hamid.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu menegaskan akan mengawal aspirasi masyarakat dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, perbaikan layanan pengelolaan sampah memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, dinas teknis, dan pihak kelurahan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Sementara itu, Anggota DPRD Banjarbaru, Nurkholis Anshari, menyatakan pihaknya akan mendorong evaluasi terhadap rute dan jadwal pengangkutan sampah di kawasan Guntung Manggis agar pelayanan dapat lebih efektif.

Perwakilan Dinas PUPR, Farkhan Abdillah, juga mencatat berbagai masukan yang disampaikan warga, termasuk terkait kondisi akses jalan yang dinilai berpengaruh terhadap kelancaran layanan pengangkutan sampah.

"Jadi dari warga itu berharap ada penambahan frekuensi angkutan dan fasilitas tempat sampah untuk mengurangi penumpukan," ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, warga berharap pemerintah dapat meningkatkan kualitas layanan kebersihan lingkungan sehingga persoalan sampah yang selama ini dikeluhkan dapat segera teratasi.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama