![]() |
| FOTO BERSAMA: Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK mendampingi Gubernur Muhidin dan sejumlah driver ojol - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK, menyambut positif pelaksanaan kegiatan Cooling System dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional yang diinisiasi Polda Kalimantan Selatan di halaman Polresta Banjarmasin, beberapa waktu lalu.
Kegiatan bertema Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja itu dihadiri unsur Forkopimda, Presidium Asosiasi Pekerja Buruh Banua (APBB) Kalsel, serta para pekerja ojek online.
Supian HK menilai peringatan Hari Buruh tidak hanya menjadi momentum aksi, tetapi juga ruang dialog terbuka antara pekerja, pemerintah, dan pelaku usaha untuk mencari solusi bersama atas berbagai persoalan ketenagakerjaan.
“Momentum 1 Mei jangan hanya diisi aksi turun ke jalan. Dengan dialog seperti ini, aspirasi buruh bisa tersampaikan dengan sejuk dan solutif. Pemerintah, pengusaha, dan pekerja bisa duduk bersama mencari jalan tengah,” ujar Supian HK.
Menurut Supian, forum seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang sehat sekaligus menjaga stabilitas hubungan industrial di Kalimantan Selatan.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan konsep Cooling System digelar untuk menciptakan suasana kondusif menjelang peringatan May Day melalui pendekatan dialog dan musyawarah.
Lewat forum tersebut, seluruh pihak didorong mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan, sekaligus menjaga iklim investasi dan stabilitas daerah.
Dalam pertemuan itu, Presidium APBB Kalsel juga menyampaikan sejumlah isu strategis ketenagakerjaan, mulai dari penghapusan sistem outsourcing, jaminan sosial, hingga keselamatan kerja.
Supian HK menegaskan DPRD Kalsel siap mengawal setiap hasil dan kesepakatan yang lahir dari forum tersebut agar tidak berhenti sebatas seremoni.
“DPRD Kalsel siap mengawal setiap kesepakatan yang lahir hari ini. Kolaborasi nyata antara industri yang maju dan pekerja yang sejahtera adalah kunci pembangunan Kalimantan Selatan,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan bakti sosial secara simbolis kepada peserta.
Sumber: DPRD Kalsel

