![]() |
| MENU: Tampilan platform SIAPkerja - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan kerja melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2. Program yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) itu dibuka hingga 9 Juni 2026 melalui platform digital SIAPkerja dan Skillhub.
Pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja sekaligus menyesuaikan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring agar lebih mudah diakses masyarakat dari berbagai daerah.
Menurut dia, sistem digital tersebut juga dirancang untuk memastikan proses seleksi berlangsung lebih terbuka dan transparan.
“Pendaftaran bisa dilakukan secara mandiri mulai dari pembuatan akun hingga asesmen kesiapan pelatihan,” ujar Darmawansyah, dikutip Selasa (26/5/2026).
Peserta terlebih dahulu harus mengakses laman Skillhub Kemnaker. Setelah itu, peserta diarahkan masuk ke platform SIAPkerja untuk login atau membuat akun baru.
Bagi yang belum memiliki akun, peserta diwajibkan melakukan registrasi menggunakan email aktif, nomor telepon, dan kata sandi.
Setelah proses registrasi selesai, peserta diminta melengkapi profil akun SIAPkerja sebelum dapat mengikuti tahapan berikutnya.
Tahapan selanjutnya adalah mengisi asesmen yang tersedia di menu “Aktivitas” dan “Asesmen”.
Asesmen pertama berupa penilaian diri yang bertujuan mengetahui minat peserta, baik untuk bekerja di dalam negeri, luar negeri, maupun berwirausaha.
Peserta juga diwajibkan mengikuti Asesmen Potensi Diri atau Self Potential Inventory (SPI) untuk mengukur kesesuaian kemampuan dengan bidang pelatihan yang dipilih.
Setelah seluruh asesmen awal selesai, peserta dapat memilih program pelatihan melalui Skillhub sesuai jadwal pendaftaran.
Kemnaker memberikan kesempatan kepada peserta untuk memilih hingga tiga program kejuruan dalam satu balai pelatihan yang sama.
Selain itu, peserta juga harus mengikuti Asesmen Siap Latih yang meliputi tes verbal, numerik, figural, serta pengetahuan umum.
Tes tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyaringan peserta sebelum dinyatakan lolos.
Kemnaker mengingatkan seluruh tahapan asesmen wajib diselesaikan sebelum masa pendaftaran ditutup agar peserta tetap dapat mengikuti proses seleksi.
Seleksi peserta akan berlangsung mulai 10 hingga 17 Juni 2026.
Sementara pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 18 Juni 2026, dilanjutkan dengan orientasi dan kick off pelatihan pada 22 Juni 2026.
Peserta yang lolos akan memperoleh berbagai fasilitas dari pemerintah, mulai dari pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, hingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Untuk peserta tertentu, Kemnaker juga menyediakan fasilitas asrama selama pelatihan berlangsung.
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperluas akses peningkatan keterampilan kerja sekaligus mendukung kesiapan tenaga kerja menghadapi kebutuhan industri modern.
Sumber: Viva.co.id

