Trending

Pelatihan Menjahit di Banjarbaru Buka Peluang Usaha Mandiri

KOMPAK: Foto bersama peserta pelatihan menjahit - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni pelatihan menjahit bekerja sama dengan LKP Yayasan Diandra Busana Mandiri yang berlangsung dari 27 April hingga 7 Mei 2026.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 16 peserta dan dilaksanakan di LKP Yayasan Diandra Busana Mandiri, Jalan Palam Komplek Lambung Mangkurat Regency Blok C3 Nomor 8 Kota Banjarbaru.

Selama pelatihan, peserta dibekali keterampilan dasar hingga praktik menjahit secara langsung. Materi yang diberikan meliputi pengenalan alat menjahit, teknik pengukuran tubuh, pembuatan pola, pemotongan bahan, hingga proses penyelesaian pakaian jadi.

Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi praktik yang didampingi instruktur secara intensif agar mampu memahami proses produksi busana dengan baik.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Anita Ruslina selaku Kasi Pelatihan Kerja dan Produktivitas TK Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Anita mengatakan pelatihan keterampilan merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar lebih produktif dan mandiri secara ekonomi.

Ia berharap keterampilan menjahit yang diperoleh peserta dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan maupun membuka kesempatan kerja baru di bidang tata busana.

Sementara itu, instruktur pelatihan Akhmad Hamidi mengatakan antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan.

Menurutnya, sebagian besar peserta mampu menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan selama proses pelatihan berlangsung.

“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis menjahit, tetapi juga membangun rasa percaya diri peserta untuk mulai berkarya dan mengembangkan potensi diri,” ujarnya.

Sebagai bentuk evaluasi hasil pembelajaran, peserta juga menampilkan hasil busana yang telah mereka jahit selama pelatihan berlangsung.

Kegiatan penutupan dilakukan oleh Dzoelhida Rahmah Astuty selaku Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja (PKPTK) Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan secara nyata untuk membuka peluang usaha dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pemerintah Kota Banjarbaru juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung pengembangan keterampilan dan menciptakan tenaga kerja mandiri yang siap bersaing.

Penulis: Fathur 

Lebih baru Lebih lama