Trending

May Day di Monas, Ribuan Buruh Terima Sembako dari Istana Kepresidenan

ANTRI: Pembagian paket sembako dari istana kepada sejumlah buruh di Monas - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Ribuan peserta peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, menerima bantuan paket sembako yang disalurkan oleh Istana Kepresidenan Republik Indonesia, Jumat (1/5/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan truk boks terparkir di sekitar akses menuju Monas, tepatnya dari arah Pintu Patung Kuda. Area pembagian bantuan dipagari dan diatur melalui satu pintu masuk yang telah disiapkan untuk mengendalikan arus penerima.

Para buruh terlebih dahulu melakukan pendaftaran dengan sistem penandaan menggunakan tinta pada jari. Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan setiap peserta hanya menerima satu paket bantuan sembako.

Setiap truk ditangani oleh penanggung jawab yang bertugas membagikan paket kepada massa. Aparat kepolisian dan personel TNI terlihat turut mengawal jalannya distribusi bantuan untuk menjaga ketertiban di tengah kepadatan.

Secara umum, satu truk membawa sekitar 1.000 paket sembako, sementara truk berukuran besar dapat menampung hingga 1.400 paket. Paket bantuan berwarna putih dan biru tersebut bertuliskan “Istana Kepresidenan Republik Indonesia” dan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, kopi, teh, dan mentega.

Di tengah proses pembagian, kepadatan massa sempat memicu antrean yang padat. Beberapa buruh terlihat berdesakan, baik saat menunggu giliran maupun ketika keluar dari area distribusi melalui pintu yang sama.

Salah satu penerima bantuan, Dani, buruh pabrik asal Tangerang yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, mengaku berhasil mendapatkan paket sembako meski situasi cukup padat.

“Tadi ke sini sama rombongan. Dapat (sembako), sih, tadi,” ujarnya singkat.

Ia menambahkan bahwa kondisi antrean cukup padat, namun dirinya tetap bersyukur dapat membawa pulang bantuan tersebut.

Hingga siang hari, proses distribusi masih terus berlangsung dengan pengaturan ketat di lapangan, sementara ribuan buruh lainnya masih mengantre di kawasan Monas.

Sumber: Antara.com

Lebih baru Lebih lama