Trending

Komisi II DPRD Kalsel Tinjau Kesiapan Bank Kalsel Menuju Layanan Devisa

KOMPAK: Jajaran Komisi II DRPD Kalsel saat berkunjung ke Kantor Cabang Jakarta - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengawal proses transformasi Bank Kalsel menuju status bank devisa. Pengawasan tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke Kantor Cabang Jakarta, beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel dari Fraksi PKS, Firman Yusi, menilai status bank devisa merupakan langkah strategis yang dapat membuka peluang pengelolaan Dana Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) Kalsel oleh bank daerah.

“Hal ini akan memperkuat likuiditas, meningkatkan laba, serta berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Firman Yusi.

Dari pihak Bank Kalsel, Kepala Divisi Dana dan Digital, Suwanto, menyampaikan bahwa pengajuan status bank devisa ke Otoritas Jasa Keuangan telah dilakukan sejak Juni 2025. Dari total 53 rekomendasi teknis yang harus dipenuhi, progres hingga Maret 2026 telah mencapai 74 persen, dengan target penyelesaian pada Mei 2026.

Setelah tahap tersebut, Bank Kalsel direncanakan melakukan simulasi layanan devisa di sejumlah cabang, mencakup transaksi valuta asing, remitansi internasional, serta dukungan kegiatan ekspor-impor.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Kalsel Jakarta, Muhaimi Ahyat, menjelaskan bahwa sejumlah infrastruktur utama telah siap digunakan, termasuk sistem core banking, mesin sortir valuta asing, serta sistem informasi kurs.

Meski demikian, ia menegaskan masih diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan koordinasi operasional agar layanan devisa dapat berjalan optimal.

Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPRD Kalsel berencana mengundang Bank Indonesia untuk membahas pengelolaan DHE SDA sekaligus memperkuat sinergi antar-lembaga.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transformasi Bank Kalsel menjadi bank devisa, sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.

Penulis: Fathur

Lebih baru Lebih lama