Trending

TP PKK Tanah Laut Jadi Ujung Tombak Penanganan Stunting Lewat Program Genting

KOMPAK: Ketua TP PKK Tala bersama jajaran melakukan foto bersama usai kegiatan sosialisasi penanganan stunting - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Laut memperkuat perannya dalam percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang menyasar keluarga berisiko di tingkat desa.

Kolaborasi antara TP PKK dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut tersebut menunjukkan capaian signifikan dalam menjangkau sasaran program di lapangan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Tanah Laut, Maria Ulfah, mengatakan pada 2025 program Genting berhasil menjangkau 3.831 sasaran.

“Dari target awal sebanyak 622 sasaran, capaian kita melampaui target hingga 615,92 persen atau sebanyak 3.831 keluarga. Ini merupakan wujud kolaborasi bersama Tim Penggerak PKK dalam percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Capaian tersebut turut berkontribusi terhadap penurunan prevalensi stunting di Tanah Laut. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting tercatat sebesar 22,5 persen, turun dari 41,7 persen pada 2023.

Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, mengapresiasi peran aktif kader PKK yang dinilai menjadi ujung tombak dalam edukasi keluarga.

“Saya sangat mengapresiasi ibu-ibu PKK yang hadir. Yang terpenting adalah bagaimana kita memberikan edukasi. Terkadang bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak tahu cara memberikan gizi yang baik atau menjaga kebersihan,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan faktor ekonomi, tetapi juga pemahaman masyarakat terkait pola asuh dan kesehatan.

Melalui program Genting, TP PKK bersama pemerintah daerah mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Forkopimda hingga sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Di lapangan, kader PKK turut memastikan pelaksanaan tiga indikator utama konvergensi stunting, yakni pendampingan keluarga berisiko, bimbingan bagi calon pengantin, serta layanan keluarga berencana pasca-persalinan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap penguatan peran TP PKK dan lintas sektor ini dapat mempercepat penurunan angka stunting pada 2026.

Penulis: Lutfi

Lebih baru Lebih lama