![]() |
| KOMPAK: Peserta Kejurda RC Rally KalselTeng 2026 melakukan foto bersama - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Sekitar 100 pembalap dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah ambil bagian dalam seri perdana Kejuaraan Daerah (Kejurda) RC Rally KalselTeng 2026 yang digelar pada Minggu (12/4/2026) di Plaza Futsal Banjarmasin.
Antusiasme tinggi langsung terlihat pada pembukaan kejuaraan yang akan berlangsung dalam enam seri tersebut. Para peserta bersaing di tiga kelas utama, yakni RC Rally, Mini SCT, dan Mini Buggy.
Ajang ini tak hanya menjadi arena adu kecepatan, tetapi juga menghadirkan persaingan menarik dengan adanya trofi, doorprize, serta uang pembinaan untuk juara Grup A. Dukungan dari komunitas SCT Kalimantan Tengah turut menambah semarak, dengan hadiah Rp2 juta untuk juara pertama di masing-masing kelas Grup A.
Perwakilan komunitas RC Palangkaraya, Adri, menyebut kejurda ini menjadi wadah positif bagi para penghobi.
“Antusiasmenya luar biasa. Kami dari Palangkaraya juga banyak yang berangkat ke Banjarmasin. Dengan adanya Kejurda RC Rally ini, hobi para pemain benar-benar tersalurkan,” ujarnya.
Menurutnya, insentif yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas persaingan di kelas utama. “Harapannya pembalap di Grup A bermain lebih fokus dan serius, sehingga bisa menampilkan tontonan yang menarik,” tambahnya.
Persaingan ketat langsung tersaji di kelas RC Rally Grup A. Roni Garage dari Palangkaraya berhasil meraih podium tertinggi setelah menaklukkan lintasan yang dinilai cukup menantang.
“Track-nya kali ini cukup sulit, jadi harus benar-benar mencari jalur yang pas. Tapi saya sangat senang bisa juara di tengah persaingan yang ketat,” katanya.
Di kelas Mini Buggy Grup A, pembalap muda Muhammad Sultan Safinur (14) tampil mengejutkan dengan meraih juara pertama meski menghadapi berbagai kendala teknis.
“Seru banget, dramatis juga. Banyak kendala seperti spare part yang patah, jadi memang harus siap dari awal,” ujarnya.
Sementara itu, Duta keluar sebagai juara di kelas Mini SCT Grup A setelah mampu mengatasi tantangan lintasan, khususnya pada sektor underpass yang cukup sulit.
“Underpass jadi tantangan utama karena banyak driver yang agresif dan sering trouble di sana. Kami harus benar-benar menemukan setup terbaik,” ungkapnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, Kejurda RC Rally KalselTeng 2026 juga menjadi sarana pembinaan dan mempererat silaturahmi antar komunitas RC di dua provinsi.
Dengan tingginya partisipasi pada seri pembuka, persaingan di seri berikutnya diprediksi akan semakin ketat seiring para pembalap mulai berburu poin menuju gelar juara umum musim 2026.
Penulis: Realita Nugraha

