![]() |
| DUDUK: Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda (tengah) menghadiri kegiatan Aksi Tanam 100 Pohon dalam rangka Hari Bakti Perbendaharaan ke-22 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menghadiri kegiatan Aksi Tanam 100 Pohon dalam rangka Hari Bakti Perbendaharaan ke-22 sekaligus menyambut hari jadi ke-500 Kota Banjarmasin, di Kelurahan Antasan Besar, Jumat (24/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ananda menegaskan bahwa penanaman pohon tidak sekadar aktivitas seremonial, tetapi memiliki makna jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan.
“Menanam pohon adalah simbol harapan. Apa yang kita tanam hari ini belum tentu langsung kita rasakan hasilnya, tetapi bisa menjadi manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Ia menilai, keberlanjutan lingkungan harus dibangun dari kesadaran kolektif, termasuk melalui langkah-langkah kecil yang konsisten dilakukan sejak sekarang.
Selain itu, Ananda juga menyoroti pentingnya perubahan pola pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin. Selama ini, sebagian besar sampah masih langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) tanpa proses pemilahan.
Menurutnya, pola tersebut perlu diubah dengan mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber, di mana masyarakat mulai memilah dan mengelola sampah dari lingkungan masing-masing.
“Setiap kawasan diharapkan mampu mengelola sampah secara mandiri. Tidak semua harus berakhir di TPS atau TPA, tetapi sudah dipilah sejak dari sumbernya,” tegasnya.
Pemerintah Kota Banjarmasin, lanjutnya, akan terus mengintensifkan sosialisasi serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat upaya pengelolaan lingkungan.
“Kami terbuka untuk kolaborasi demi menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis: Realita Nugraha

