Trending

Permintaan Tinggi Saat Ramadan-Lebaran, Stok Darah di RSD Idaman Banjarbaru Menipis

 SEPI: Aktifitas donor darah sepi setelah momen lebaran - Foto Dok Nett


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL- Unit Pengolahan Darah (UPD) Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru mencatat stok darah menipis selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, seiring meningkatnya permintaan.

Sementara kegiatan donor darah menurun sehingga kondisi stok darah di UPD RSD Idaman Banjarbaru saat ini menjadi perhatian serius karena kebutuhan pasien tetap berjalan setiap hari. Bahkan, jumlah pendonor juga tidak sebanyak biasanya selama bulan puasa dan menjelang Lebaran.

Salah satu petugas donor darah di UPD RSD Idaman Banjarbaru Bagus mengatakan, stok darah sempat habis untuk memenuhi permintaan hingga pertengahan Ramadan.

“Saat ini stoknya memang kosong, karena kegiatan layanan donor darah di luar itu juga masih belum dilakukan. Kalau dari pendonor sukarela sempat ada beberapa cuman untuk menutupi permintaan sebelumnya, jadi sekarang sudah habis,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).


Ia menjelaskan, pada awal Ramadan kegiatan donor darah di sejumlah tempat seperti masjid masih sempat berjalan, namun jumlahnya terbatas sehingga belum mampu menutup kebutuhan darah yang terus meningkat.

“Selama puasa memang ada kegiatan layanan donor di beberapa masjid sampai pertengahan puasa itu masih jalan, habis terawih itu biasanya cuma untuk tahun ini agak kurang banyak memang kegiatannya, jadi mengandalkan orang datang ke sini saja,” jelasnya.

Di sisi lain, kebutuhan darah tetap rutin terjadi setiap pekan, termasuk untuk pasien thalassemia yang datang untuk mendapatkan transfusi darah dari pendonor sukarela. Kondisinya pun semakin sulit karena stok darah di beberapa daerah sekitar juga dilaporkan menipis.

“Seperti di PMI lain sudah kehabisan. Matapura kosongan juga, Banjarmasin kosong. Cuma belum tahu nih lagi nanti, biasanya habis Lebaran baru ada kegiatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana menyampaikan, kebutuhan darah di rumah sakit cukup besar setiap bulannya untuk berbagai golongan darah.

“Kalau sejauh sekarang ini kita 700 sampai 800 lebih kantong ya per bulan dengan semua golongan darah. Dan stok darah perharinya kami selalu update di media sosial kami,” ucapnya.

Menurutnya, jumlah pendonor tahun ini memang mengalami penurunan dibandingkan biasanya. Meski demikian, petugas tetap berupaya aktif mencari pendonor dengan cara mendatangi masyarakat yang bersedia mendonorkan darahnya.

“Seperti saat puasa petugas mendatangi pendonor habis berbuka, habis terawih untuk penyediaan stok darahnya,” katanya.

UPD RSD Idaman Banjarbaru sendiri tetap membuka layanan donor darah bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu memenuhi kebutuhan stok darah.

“Petugas donor darah juga disiagakan selama 24 jam untuk melayani para pendonor yang datang,” tuturnya.

Sebelum melakukan donor, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin (HB).

“Jika hasil pemeriksaan dinyatakan memenuhi syarat, proses donor darah dapat langsung dilakukan,” tutupnya.

Sumber: Nett

Lebih baru Lebih lama