![]() |
BUKA PUASA: Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai menggelar buka puasa bersama di Balai Berkah Makodam XXII/TB – Foto Ist |
RILISKALIMANTAN.COM, KALTENG - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, H. Muhammad Wiyatno, menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai di Balai Berkah Makodam XXII/TB, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda di Provinsi Kalimantan Tengah.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan Polda Kalteng, Kejaksaan Tinggi Kalteng, DPRD Kalteng, Plt Sekda Provinsi Kalteng, jajaran TNI, serta para kepala daerah se-Kalimantan Tengah.
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Letjen TNI Zainul Arifin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan Tengah.
"Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin erat sehingga berbagai program TNI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam aspek pertahanan maupun kesejahteraan," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk mendukung langkah strategis Kodam XXII/TB, termasuk pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.
Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, menyatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas siap bersinergi dalam mendukung program TNI yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
"Momentum Ramadan ini menjadi wadah memperkuat koordinasi antarinstansi demi menjaga kondusivitas daerah dan mendukung pembangunan yang merata serta berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, diharapkan terbangun kerja sama yang semakin solid dalam menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan Kalimantan Tengah.
Penulis: MR Habibi

