Trending

Warga Serbu Pasar Murah BKOW Kalsel di Nol Kilometer Banjarmasin

RAMAI: Ketua BKOW Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengunjungi salah satu stan pedagang - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Antusiasme masyarakat memadati Pasar Murah yang digelar Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Kalimantan Selatan di Halaman Eks Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Nol Kilometer Banjarmasin, Sabtu (14/2/2026) lalu.

Sejak pagi, bahkan sebelum kegiatan dibuka, warga sudah mengantre untuk membeli kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasaran. Dalam waktu kurang dari satu jam, beras, gula pasir, minyak goreng, hingga beberapa jenis ikan habis dibeli masyarakat.

Ketua BKOW Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengatakan pasar murah tersebut digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan itu bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadan.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi dan kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar. Semoga bermanfaat untuk masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang murah menjelang Ramadan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah didukung sejumlah instansi dan mitra, di antaranya Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian Kalimantan Selatan, Perum Bulog Kalimantan Selatan, sejumlah distributor, serta UMKM binaan BKOW Kalimantan Selatan.

Salah seorang warga, Serly (31), mengaku rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan dengan jumlah stok yang ditambah.

“Alhamdulillah sangat senang bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan harga di pasaran, walaupun harus rela antre sejak pagi. Ke depannya pasar murah seperti ini bisa lebih sering diadakan dan stoknya bisa diperbanyak, kasihan banyak yang tidak kebagian. Harganya memang sangat murah, minyak goreng hanya Rp14 ribuan per liter, sedangkan gula Rp16 ribuan per kilogram,” tandasnya.

Sumber: Wasaka 

Lebih baru Lebih lama