RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel), H. Supian HK, mengapresiasi peluncuran 1.779 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) oleh Presiden RI Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.
Supian HK yang mengikuti peluncuran SPPG secara daring bersama Kapolda dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah pusat melalui institusi kepolisian dalam meningkatkan kualitas gizi dan kualitas hidup anak bangsa.
“Kami mengapresiasi diluncurkannya SPPG Polri oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Tentunya kami berharap program ini dapat membantu peningkatan gizi dan kualitas hidup generasi muda sebagai penerus bangsa, menyongsong bonus demografi Indonesia Emas 2045,” ujar legislator partai berlambang pohon beringin tersebut.
Menurut dia, peningkatan kualitas gizi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi pada 2045, yang telah dicanangkan pemerintah sebagai momentum Indonesia Emas.
Politikus senior Kalsel itu juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Kami berharap pelaksanaannya diawasi dengan baik agar program unggulan Presiden ini benar-benar berjalan efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat serta kualitas generasi muda mendatang,” pungkasnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung peresmian dan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang digelar di SPPG Palmerah, Polsek Palmerah, Jakarta Barat, sekitar pukul 09.05 WIB. Kedatangan Presiden disambut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Sumber: DPRD Kalsel

