![]() |
| DIALOG: Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, menyerap aspirasi masyarakat Desa Mawangi - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, menuntaskan rangkaian kegiatan reses selama delapan hari yang berlangsung sejak 14 hingga 21 Januari 2026. Reses terakhir digelar pada Rabu (21/1/2026) lalu, di Desa Mawangi dengan agenda utama menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Kartoyo menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian reses yang mendapat antusiasme tinggi dari warga. Ia mengungkapkan, salah satu aspirasi utama masyarakat adalah harapan agar pembangunan lingkar jalan tengah yang menghubungkan sejumlah kabupaten di Kalimantan Selatan dapat segera terealisasi.
“Alhamdulillah, reses terakhir telah kita laksanakan di Desa Mawangi. Masyarakat sangat berharap pembangunan lingkar jalan tengah dapat segera terealisasi, yang menghubungkan Kabupaten Banjar dari Mali-Mali ke atas, kemudian ke Kabupaten Tapin melalui jalur atas, menuju Hulu Sungai Selatan (HSS), hingga ke Tanjung melalui jalur dalam,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan lingkar jalan tengah merupakan program prioritas Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang diharapkan dapat diselesaikan pada masa jabatan pertama. Proyek ini dinilai strategis karena membuka akses antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain infrastruktur jalan, persoalan banjir juga menjadi sorotan utama dalam reses tersebut. Kartoyo menuturkan, banjir merupakan persoalan yang terus berulang setiap tahun, bahkan pada tahun ini ketinggian air rata-rata meningkat sekitar 20 sentimeter di sejumlah lintasan sungai.
“Permasalahan banjir ini perlu mendapat perhatian serius. Ke depan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan evaluasi menyeluruh, bahkan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk mengevaluasi penanganan banjir maupun percepatan program pengendalian banjir,” tegasnya.
Aspirasi lain yang disampaikan masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan, berkaitan dengan jalan usaha tani serta dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan perkebunan. Warga berharap adanya peningkatan infrastruktur penunjang dan pemanfaatan teknologi modern.
“Masyarakat meminta agar jalan usaha tani mendapat perhatian, termasuk dukungan terhadap kemajuan pertanian dan perkebunan. Harapannya, ke depan mereka dapat memanfaatkan teknologi, bukan lagi sekadar cara-cara tradisional,” tambahnya.
Kartoyo menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama kegiatan reses akan dibawa dan diperjuangkan di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan agar dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: DPRD Kalsel

