Trending

DPKP Kalsel Perkuat Komitmen Kinerja 2026 Lewat Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Fakta Integritas

RAMAI: Pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Fakta Integritas Tahun 2026 DPKP Pemprov Kalsel - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan meneguhkan komitmen peningkatan kinerja dan pelayanan publik melalui penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Fakta Integritas Tahun 2026 yang digelar di Banjarbaru, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh pejabat struktural di lingkungan DPKP Kalsel, serta melibatkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), di antaranya Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Balai Pengelolaan Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan dan Hortikultura, Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja dan fakta integritas merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran bekerja optimal sesuai target yang telah ditetapkan.

“Hari ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melaksanakan penandatanganan fakta integritas terkait dengan kinerja untuk tahun 2026,” ujar Syamsir.

Ia mengungkapkan bahwa evaluasi kinerja tahun 2025 menunjukkan capaian yang membanggakan. Produksi pertanian Kalimantan Selatan tercatat sebagai yang tertinggi di regional Kalimantan dan meraih peringkat terbaik pertama secara nasional dalam Indeks Ketahanan Pangan.

“Alhamdulillah, capaian tersebut merupakan hasil kerja maksimal seluruh jajaran, di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur, H. Muhidin, Bapak Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman, dan Bapak Sekda, M. Syarifuddin, yang terus memberikan arahan dan bimbingan,” ungkapnya.

Syamsir menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi sumber daya manusia di lingkungan DPKP Kalsel, mulai dari pejabat eselon III, eselon IV, hingga pejabat fungsional dan struktural.

Memasuki tahun 2026, ia menekankan bahwa perjanjian kinerja yang ditandatangani bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral dan profesional seluruh jajaran.

“Apa yang ditandatangani ini harus menjadi komitmen. Bukan hanya tangan yang bekerja, tetapi hati juga harus ikut menandatangani. Semua potensi, baik pikiran, tenaga, maupun sumber daya lainnya, harus dikerahkan secara maksimal,” tegasnya.

Menurutnya, seluruh upaya tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya para petani.

Ia berharap capaian kinerja yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan ke depan.

“Dengan kondisi anggaran yang ada, saya berharap capaian ini bisa bertahan, bahkan meningkat. Ke depan, sektor pertanian dan ketahanan pangan yang merupakan urusan perut masyarakat harus tetap menjadi perhatian,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Syamsir menyampaikan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan atas dukungan dan arahan yang terus diberikan.

“Kami akan terus bekerja di lapangan, merangkul semua pihak, karena semua yang kami lakukan adalah untuk masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Sumber: MC Kalsel 

Lebih baru Lebih lama