![]() |
| SOSOK: Presiden Prabowo Subianto saat memaparkan capaian program MBG di ajang World Economic Forum 2026 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam ajang World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Program tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, serta para lansia.
"Makanan untuk 59,8 juta anak-anak, para ibu, dan lansia yang hidup sebatang kara. Mereka menerima makanan ini setiap hari," ujar Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini program MBG telah mampu memproduksi ratusan ribu porsi makanan setiap hari, dengan jaringan dapur yang tersebar secara nasional.
"570.000 porsi per hari. Hari ini, dalam waktu satu tahun, kami telah mencapai 21.102 dapur yang melayani secara nasional. Per tadi malam, kami memproduksi 59,8 juta porsi makanan," ujarnya.
Prabowo juga menyampaikan optimismenya bahwa dalam waktu dekat produksi program MBG akan melampaui jaringan restoran cepat saji global.
"Sebagai konteks, dalam waktu sekitar satu bulan lagi, kami akan melampaui McDonald's," katanya.
Lebih lanjut, Prabowo menargetkan jumlah penerima manfaat program MBG dapat mencapai 82,9 juta orang pada akhir 2026. Menurutnya, angka tersebut akan melampaui kapasitas produksi global McDonald's.
"Untuk menempatkan ini dalam konteks yang saya sebutkan tadi, saya rasa McDonald's memulai dapur pertamanya pada tahun 1940. Untuk mencapai angka 68 juta, mereka membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun lamanya. Kami akan mencapai 82,9 juta, saya harap, pada akhir Desember 2026," ujar Prabowo.
Sumber: Inews.id

