![]() |
PANEN JAGUNG: Polda Kalsel melaksanakan Panen Raya Jagung di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut – Foto Ist |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Hal ini terlihat dari kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, dan dilaksanakan secara serentak bersama jajaran Polri di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polda Kalsel sejak awal tahun 2025 untuk memperkuat ketahanan pangan yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat dan stabilitas sosial.
Pada periode Kuartal I Tahun 2026 ini, jajaran Polda Kalsel mencatatkan angka produksi yang signifikan. Berikut adalah rincian data panen yang berhasil dihimpun:
* Total luas lahan panen se-Kalimantan Selatan: 44,2 hektare.
* Estimasi total hasil panen: 176,8 ton jagung.
* Luas lahan di pusat kegiatan (Desa Ambungan): 16 hektare.
* Estimasi hasil panen di Desa Ambungan: 64 ton jagung.
Dalam sambutan Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, yang dibacakan oleh Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi menekankan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras bersama antara kepolisian dan masyarakat tani.
"Program ketahanan pangan ini tidak berjalan sendiri, melainkan melalui sinergi intensif yang melibatkan unsur Forkopimda, TNI, akademisi, tokoh agama, pelaku usaha, hingga kelompok tani. Polda Kalsel terus mendorong pemanfaatan lahan marginal dan lahan basah agar dikelola secara produktif melalui pendampingan yang berkesinambungan," katanya.
Atas dedikasi tersebut, Polda Kalsel sebelumnya telah menerima apresiasi dari Kapolri serta penghargaan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kontribusi besar dalam peningkatan produksi jagung nasional pada tahun 2025.
Melalui keberhasilan panen serentak ini, Polda Kalsel optimistis bahwa Kalimantan Selatan mampu bertransformasi menjadi salah satu sentra produksi jagung nasional. Upaya ini diharapkan dapat memperkokoh ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi pondasi kuat menuju visi Indonesia Emas 2045.
Panen raya ini diakhiri dengan peninjauan lahan dan diskusi singkat bersama para petani setempat guna mendengarkan aspirasi serta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Penulis : Lutfi

