![]() |
| BICARA: Salah satu pengurus JMSI Kalsel memaparkan program kerja di hadapan Komisi I DPRD Kalsel - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima audiensi Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Rabu (7/1/2026) lalu, sebagai langkah awal membangun kolaborasi antara lembaga legislatif dan organisasi perusahaan media siber di daerah.
Audiensi yang berlangsung di ruang Komisi I DPRD Kalsel tersebut menjadi ajang komunikasi dan penjajakan kerja sama kelembagaan, khususnya dalam memperkuat peran media siber sebagai pilar transparansi publik dan demokrasi yang sehat.
Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Ilham Nor, mengapresiasi kehadiran pengurus JMSI Kalsel. Ia menilai inisiatif JMSI untuk bersilaturahmi sekaligus membuka ruang sinergi dengan DPRD merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem informasi daerah.
“Banyak hal yang mereka sampaikan terkait perkembangan media siber, dan juga dukungan dan harapannya untuk tetap bisa berkolaborasi dengan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Ilham Nor.
Ilham menegaskan, keberadaan organisasi media seperti JMSI memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, sekaligus mendukung kinerja lembaga legislatif melalui fungsi kontrol dan edukasi publik.
Sementara itu, Ketua JMSI Kalsel Ansalianor mengatakan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan JMSI Kalsel serta mempererat silaturahmi dengan DPRD Provinsi Kalsel.
“Selain memperkenalkan keberadaan JMSI Kalsel, juga untuk bersilaturahmi,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ansalianor juga memaparkan rencana program kerja JMSI Kalsel untuk tahun 2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola industri media siber yang profesional dan bertanggung jawab.
Melalui audiensi ini, JMSI Kalsel berharap dukungan DPRD Provinsi Kalsel dapat menjadi penguat langkah organisasi dalam menumbuhkan media siber yang sehat, beretika, serta berpihak pada kepentingan publik di Kalimantan Selatan.
Sumber: DPRD Kalsel

