Trending

Disdikbud Kalsel Tekankan Akuntabilitas Pengelolaan BOSDA SMA/SMK/SLB Swasta 2026

SAMBUTAN: Kepala Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, saat mengingatkan sekolah terkait efektivitas penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Asistensi dan Sinkronisasi Perencanaan serta Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi SMA, SMK, dan SLB swasta tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung selama 18–20 Januari 2026 di salah satu hotel di Banjarmasin.

Kegiatan ini bertujuan memastikan pengelolaan dana BOSDA sebagai dana hibah negara dilaksanakan secara profesional, tertib, dan tepat sasaran. Asistensi juga difokuskan pada penyamaan persepsi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan swasta terkait perencanaan serta pertanggungjawaban anggaran.

Kepala Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, menegaskan bahwa BOSDA bukan sekadar bantuan keuangan, melainkan instrumen strategis untuk mendorong pemerataan mutu pendidikan di daerah.

”Perlu saya tegaskan bahwa meskipun dana BOSDA diberikan kepada sekolah swasta dalam bentuk hibah, dana ini tetap merupakan uang negara yang pengelolaannya wajib dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel,” tegas Tantri, Senin (19/1/2026).

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang melalui Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Menurutnya, RKAS harus dipahami sebagai pedoman strategis, bukan hanya sekadar dokumen administratif.

”RKAS bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan peserta didik, dan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” tambahnya.

Selain asistensi perencanaan anggaran, kegiatan ini turut menekankan sinkronisasi data pokok pendidikan (Dapodik) yang menjadi dasar penetapan alokasi BOSDA. Sekolah diminta menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, mulai dari proposal usulan BOSDA tahun 2026 dan 2027 hingga laporan keuangan tahun sebelumnya guna mendukung proses verifikasi yang akurat dan akuntabel.

Melalui dukungan BOSDA, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap sekolah swasta dapat terus berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan serta menjadi “lokomotif perubahan” dalam mencetak generasi Banua yang unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia.

Sumber: MC Kalsel 

Lebih baru Lebih lama