Trending

Bandara Syamsudin Noor Hadirkan Lima Opsi Penjemputan Terpadu

BERJEJER: Salah satu layanan parkir yang tersedia di Bandara Internasional Syamsudin Noor - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menata ulang sistem penjemputan di Bandara Internasional Syamsudin Noor dengan menghadirkan lima opsi layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna jasa. Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan kelancaran arus penumpang seiring meningkatnya aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat.

Penataan dilakukan menyusul tingginya atensi daerah hingga nasional terhadap Kalimantan Selatan yang menjadi lokasi berbagai program dan kegiatan berskala regional maupun nasional. Untuk menjawab kebutuhan akses yang cepat dan tertib, pengelola bandara menyiapkan sejumlah fasilitas penjemputan dengan karakteristik layanan berbeda.

Salah satu layanan yang disediakan adalah Premium Parking yang berada di seberang Pintu Exhibition Hall. Fasilitas ini ditujukan bagi pengguna jasa yang membutuhkan akses terdekat dari area kedatangan, dengan tambahan biaya layanan sebesar Rp75.000 per enam jam di luar tarif parkir reguler.

Dari Pintu Exhibition Hall, pengguna jasa dapat menuju area kedatangan yang telah diatur dengan alur penjemputan tertentu. Di sisi kiri tersedia Reguler Pick Up, sementara di sisi kanan terdapat area Land Transportation dan Premium Pick Up.

Layanan Reguler Pick Up direkomendasikan bagi pengguna jasa yang ingin langsung dijemput dengan waktu singgah maksimal tiga menit. Pengguna cukup membayar tarif parkir reguler, yakni Rp10.000 untuk satu jam pertama dan Rp4.000 untuk setiap jam berikutnya bagi kendaraan roda empat.

Bagi pengguna jasa yang membutuhkan waktu singgah lebih lama, tersedia layanan Premium Pick Up atau Short Stay Parking. Layanan ini memungkinkan kendaraan berhenti selama 30 hingga 60 menit dengan biaya Rp50.000 per 30 menit, di luar tarif parkir reguler.

Selain itu, bandara menyediakan fasilitas penjemputan melalui layanan transportasi darat resmi dengan pilihan kendaraan dan tarif yang bervariasi sesuai ketentuan masing-masing penyedia. Saat ini, layanan yang tersedia meliputi Kojatas Taxi, Banjar Taxi, Grab, Maxim, serta bus Damri. Pengguna jasa juga dapat memanfaatkan fasilitas penjemputan motor yang berada di area parkir roda dua dan dapat diakses melalui Lobby Keberangkatan dengan koridor indoor.

“Kami memberikan atensi atas kebutuhan para pengguna jasa bandara yang beragam. Berbagai pilihan penjemputan yang kami sediakan di Bandara Internasional Syamsudin Noor mempertimbangkan keamanan dan keselamatan dari para pengguna jasa maupun kendaraan. Sehingga perlu dilakukan penataan area seperti saat ini. Berbagai layanan yang disediakan dapat digunakan sesuai dengan pilihan dan kebutuhan dari masing-masing pengguna jasa”, terang Stephanus Millyas Wardana, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Data menunjukkan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor telah mencapai recovery rate 96 persen dibandingkan tahun 2019, dengan 27.221 pergerakan pesawat pada 2025 dari 28.843 pergerakan pada 2019. Sementara jumlah penumpang mencapai recovery rate 94 persen, dengan 3,1 juta penumpang pada 2025 dibandingkan 3,2 juta penumpang pada 2019. Tren ini diperkirakan terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

“Kami berharap agar para pengguna jasa dapat kooperatif dengan mengikuti kondisi pengaturan alur penjemputan terkini. Saat ini telah kami sediakan penunjuk arah dan marka yang dapat membantu para pengguna jasa menemukan opsi penjemputan yang sesuai dengan pilihannya. Apabila mendapatkan kendala atau memerlukan informasi lebih detail di lokasi, jangan ragu untuk menghubungi petugas. Kami dengan senang hati akan membantu para pengguna jasa mendapatkan pengalaman customer journey terbaik di Bandara Internasional Syamsudin Noor”, tutup Millyas.

Sumber: Rilis

Lebih baru Lebih lama