Trending

UMKM dari Banjarmasin hingga Daerah Penyangga Serbu Banjarbaru Street Art Festival 2025

PANGGUNG: Penampakan panggung utama Banjarbaru Street Art Festival 2025 - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Banjarbaru Street Art Festival 2025 kembali hadir dengan skala yang lebih besar dan gaung yang semakin luas. Digelar di Kecamatan Landasan Ulin, festival yang diinisiasi Banjarbaru Emas Creative Centre (BECC) bersama Kelurahan Syamsudin Noor ini kini naik kelas menjadi ajang bertaraf kecamatan, membuka peluang lebih besar bagi seniman dan pelaku UMKM.

Mengangkat tema “Dari Warga untuk Warga”, festival ini menampilkan ragam karya seni jalanan yang berpijak pada budaya lokal, sekaligus memperluas ruang kolaborasi antarwarga. Respons positif datang dari berbagai kalangan, termasuk pelaku UMKM yang semakin ramai berpartisipasi.

Ketua Panitia, Muhammad Zainul Anam, mengungkapkan bahwa minat peserta UMKM meningkat signifikan. Tidak hanya dari Banjarbaru, pelaku usaha dari daerah lain juga turut meramaikan gelaran tersebut.

“Stand UMKM tahun ini lebih bervariasi. Ada 58 tenant kategori VIP, 10 unit reguler termasuk food truck, dan pedagang keliling pun ikut serta. Dari Banjarmasin saja ada sekitar 8 sampai 10 UMKM yang berpartisipasi,” jelasnya.


Ia menilai tingginya keterlibatan UMKM luar daerah menandakan bahwa pamor festival ini semakin meluas sekaligus menjadi ruang promosi yang menjanjikan.

Sementara itu, Direktur Banjarbaru Street Art Festival, Isur Loeweng Suroto, memastikan bahwa persiapan acara hampir rampung. Rute festival pun telah ditetapkan, dengan titik pemberangkatan dilepas oleh Ketua Umum BECC, H. Riandy Hidayat, dan penyambutan peserta akan dilakukan oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di garis finis.

Puncak kegiatan akan berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025, beriringan dengan Karnaval Hari Pahlawan Syamsudin Noor 2025 yang tahun ini mengusung tema “Meneladani Jiwa Juang Pahlawan untuk Menumbuhkan Semangat Syamsudin Noor Bersatu dan Berkreasi dalam Pembangunan Menuju Era Banjarbaru Emas.”

Karnaval tersebut menempuh rute sepanjang 3,88 kilometer dari RTH Wella Mandiri menuju Kantor Kelurahan Syamsudin Noor, memadukan seni jalanan, kreativitas budaya, hingga partisipasi warga yang menjadi identitas utama festival.

Dengan geliat ekonomi kreatif yang terus bertumbuh, Banjarbaru Street Art Festival 2025 diharapkan tidak hanya menjadi panggung seni, tetapi juga memperkuat ekosistem UMKM dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal maupun daerah sekitar.

Penulis: H. Faidur

Lebih baru Lebih lama