RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL- Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru kembali menorehkan prestasi.
Kali ini, rumah sakit kebanggaan warga Banjarbaru itu diganjar penghargaan sebagai Unit Pelapor Terbaik dalam pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Tahun 2025.
Penghargaan diserahkan dalam ajang Pertemuan Surveilans Terpadu yang digelar belum lama tadi di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin.
RSD Idaman Banjarbaru dinyatakan meraih peringkat ketiga terbaik di kategori rumah sakit se-Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan capaian evaluasi kinerja yang memuaskan.
SKDR bukan sistem biasa. Ia adalah jantung deteksi awal terhadap potensi kejadian luar biasa (KLB) penyakit menular. Rumah sakit jadi ujung tombak: sebagai unit pelapor, mereka wajib menyetor data secara cepat dan akurat.
Direktur RSD Idaman Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana, menyebut prestasi ini buah dari kerja tim surveilans yang sigap dan solid.
“Surveilans kita menunjukkan kinerja terbaik dalam pelaporan, verifikasi data, dan respon cepat terhadap peringatan dini yang muncul. Semoga kinerja ini bisa semakin ditingkatkan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya SKDR dalam membantu mencegah penyebaran penyakit menular dengan cara memberikan peringatan dini ketika ada peningkatan kasus melebihi ambang batas normal.
Sebab menurutnya, hal itu memungkinkan petugas kesehatan untuk segera merespons dan mengambil tindakan pencegahan tepat.
“Penghargaan ini semakin memotivasi RSD Idaman dalam pelaksanaan SKDR ke depannya. Serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sistem ini dalam menjaga kesehatan,” tutupnya.
Sumber: Nett