RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL — Tak ada lagi kecemasan berlebih di benak Masita setiap kali langit mulai mendung dan awan gelap berarak di atas Kota Banjarmasin.
Di usianya yang menghadapi musim hujan tahun ini, terselip rasa tenang yang sudah lama dirindukannya. Rumah sederhana yang menjadi tempatnya bernaung bersama keluarga di Jalan Cemara Ujung, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, kini telah berbenah menjadi jauh lebih kokoh dan nyaman.
Padahal, kenangan masa lalu tentang rumah ini lekat dengan rasa khawatir. Sebelum tersentuh bantuan, atap tempat tinggal Masita dipenuhi banyak lubang. Setiap kali hujan turun, air kerap merembes bahkan tumpah berjatuhan ketika badai deras menerjang.
Lantai yang basah serta perabotan yang harus pontang-panting diamankan menjadi pemandangan lumrah yang selalu mengganggu aktivitas keluarga mereka.
Kini, kecemasan itu berganti dengan rasa syukur yang mendalam.
"Terima kasih kepada PT AM Bandarmasih yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Sebelumnya, kalau hujan, air masuk rumah. Alhamdulillah, sekarang rumah kami lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ucap Masita penuh haru kepada Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, Selasa (3/11/2026).
Senyuman Masita dan keluarganya adalah potret kecil dari komitmen nyata yang terus digencarkan oleh PT Air Minum (PAM) Bandarmasih.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan pelat merah milik Pemko Banjarmasin ini secara konsisten menghadirkan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu lewat program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Langkah mulia ini juga menjadi bentuk dukungan aktif terhadap program strategis serta prioritas Wali Kota HM Yamin HR dan Wakil Wali Kota Hj Ananda dalam menyejahterakan warganya.
"Sepanjang 2026, total rumah yang telah kami bantu sebanyak 36 unit dan tersebar di seluruh wilayah Kota Banjarmasin. Program ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu masyarakat kurang mampu, khususnya warga yang benar-benar membutuhkan perbaikan tempat tinggal agar menjadi lebih layak huni," terang Zulbadi.
Zulbadi berharap kehadiran PAM Bandarmasih dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di Kota Seribu Sungai.
Konsistensi kepedulian ini bukanlah yang pertama. Sepanjang tahun sebelumnya (2025), PAM Bandarmasih juga menorehkan jejak kebaikan serupa.
Salah satunya menyasar kediaman Syaifuddin dan keluarga di Jalan Belitung Darat, Gang Inayah, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, yang penyerahan kuncinya dilakukan langsung oleh Wali Kota HM Yamin pada Rabu, 28 Mei.
"Mudah-mudahan bisa menjadi berkah bagi kita semua dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Wali Kota H Muhammad Yamin memberikan apresiasi terhadap program ini kala itu.
Jejak kepedulian sosial ini turut dirasakan oleh Sahrun, warga Jalan Kelayan Selatan, yang rumahnya sempat tak tersentuh perbaikan selama 35 tahun, sebelum akhirnya diserahterimakan pada Rabu, 23 April, dengan disaksikan oleh Wakil Wali Kota Hj Ananda.
Kini, berkat uluran tangan dan kepedulian sesama, rumah-rumah yang dulunya rapuh telah bertransformasi menjadi tempat berlindung yang aman, mengalirkan ketenangan bagi para penghuninya dalam merajut hari esok.(ryn)
