Trending

Hari Santri Nasional 2026, Habib Umar : Santri Harus Jadi Masa Depan Bangsa

HARI SANTRI NASIONAL: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Alie Bahasyim, menyampaikan harapannya pada peringatan Hari Santri Nasional 2026. Foto Dok: Fathur


RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran santri dengan menjaga nilai-nilai keislaman, merawat persatuan dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Umar Alie Bahasyim menilai, santri memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, santri tidak hanya dituntut mendalami ilmu agama tetapi juga harus memiliki wawasan luas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

"Maka dari itu, santri harus mampu menjadi generasi yang menjaga akhlak, memperkuat persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ilmu agama harus menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan," katanya, Rabu (21/10/2026) tadi.


Habib Umar yang juga anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel menegaskan, Hari Santri Nasional tidak seharusnya hanya diperingati melalui kegiatan seremonial dan momentum ini perlu menjadi pengingat atas besarnya peran pesantren dan para santri dalam perjalanan sejarah Indonesia termasuk, dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan.

Habib Umar pun berharap, peringatan Hari Santri Nasional 2026 dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren dan masyarakat dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas.

"Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026. Semoga para santri terus menjadi pelita umat, penjaga moral bangsa dan generasi penerus yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik," tuturnya.(ftr)

Lebih baru Lebih lama