![]() |
| TKP: Petugas Polres Banjarbaru melakukan olah TKP penemuan mayat - Foto Dok Humas Polres Banjarbaru |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Seorang remaja laki-laki berinisial RP (19) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kompleks Mustika Griya Angkasa, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kamis (15/10/2026) malam.
Polres Banjarbaru melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan luar terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menyatakan tidak menemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban dan menyimpulkan peristiwa tersebut sebagai bunuh diri.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi mengatakan, kesimpulan tersebut didasarkan pada hasil olah TKP, keterangan saksi, barang bukti di lokasi, serta pemeriksaan luar dari pihak rumah sakit di Banjarbaru.
“Berdasarkan hasil olah TKP yang kami lakukan, keterangan para saksi, penemuan barang bukti di lokasi, serta diperkuat hasil pemeriksaan visum sementara dari pihak rumah sakit di Banjarbaru, disimpulkan bahwa korban murni meninggal dunia karena bunuh diri,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).
Menurut keterangan kepolisian, kejadian itu pertama kali diketahui sekitar pukul 18.15 Wita ketika seorang saksi mendatangi rumah korban dan mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar. Kakek korban kemudian mendobrak pintu kamar dan menemukan RP telah meninggal dunia.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari keluarga dan saksi untuk mendukung penanganan kejadian tersebut.
Kepolisian juga menyebut korban diketahui cenderung tertutup. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diduga mengalami tekanan terkait rencana melanjutkan kuliah yang tertunda karena kondisi ekonomi keluarga. Namun, informasi tersebut merupakan keterangan yang disampaikan dalam penanganan kasus dan tidak cukup untuk memastikan penyebab tunggal tindakan korban.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi melalui surat pernyataan resmi. Keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Liang Anggang dan Polres Banjarbaru atas penanganan peristiwa tersebut. (rls)
