Trending

Tiga Hari Tanpa Kepastian, Tangis dan Kekecewaan Keluarga Korban KM Virgo Transport 8 Pecah di Pelabuhan Trisakti

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin mencoba menenangkan keluarga korban KM Virgo Transport 8, Foto : Rian

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Tangis dan ketegangan kembali mewarnai Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Selasa (15/9/2026).

Rasa cemas yang membuncah selama tiga hari terakhir berubah menjadi kekecewaan mendalam bagi sejumlah keluarga korban KM Virgo Transport 8 yang setia menunggu kabar sanak saudara mereka.

​Suasana di pelabuhan sempat memanas saat rombongan 22 korban selamat yang dievakuasi menggunakan KRI Nala tiba di lokasi.

Keluarga korban yang panik dan berharap menemukan anggota keluarganya berupaya mendekati ruang pemeriksaan.

Namun, akses menuju area tersebut ditutup ketat oleh pihak berwenang guna menjalankan prosedur penanganan korban, sehingga keluarga diminta tetap menunggu di luar.

​Kekecewaan kian terasa setelah dipastikan bahwa nama-nama anggota keluarga yang mereka nantikan ternyata tidak ada dalam daftar rombongan korban selamat yang tiba hari ini.

​Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Riza Muttaqin, menyatakan pemahamannya atas emosi dan rasa kecewa yang dialami oleh para keluarga korban.

​"Tentu tadi ada rasa kekecewaan karena penginnya keluarganya yang datang ini ada di antara rombongan kapal yang dievakuasi. Tapi tadi kami tanyakan, ternyata tidak ada nama mereka di daftar yang datang hari ini," ujar Riza saat diwawancara.

​Ia juga menegaskan bahwa tim SAR gabungan terus berupaya maksimal di lapangan, termasuk membagikan pembaruan informasi secara berkala.

Menanggapi pertanyaan keluarga terkait pengerjaan tim penyelam hingga penggunaan drone, Riza menjelaskan bahwa seluruh sarana dan prasarana penunjang serta personel penyelam sebenarnya sudah disiagakan di titik pencarian.

​Namun, faktor cuaca dan kondisi alam menjadi kendala utama pencarian bawah air.

Menurut informasi dari BMKG, arus laut di lokasi kejadian sangat deras sehingga operasi penyelaman belum memungkinkan untuk dilakukan demi keselamatan tim.

​"Mudah-mudahan hari ini situasi arus membaik sehingga penyelaman bisa dilakukan. Sebagai umat beragama, harapan itu selalu ada dan mari kita panjatkan doa bersama agar keluarga yang dicari dapat segera ditemukan," tambahnya.

​Guna menangani guncangan emosional dan trauma, pihak kepolisian telah menerjunkan tim psikologi.

Tim asesmen dari Polresta Banjarmasin dan Dinas Sosial setempat disiagakan di lokasi untuk memberikan pendampingan psikologis, baik kepada keluarga yang sedang menunggu maupun kepada korban selamat yang baru saja dievakuasi.

Penulis : rian

Lebih baru Lebih lama