![]() |
| ANTRI: Penyaluran air bersih di wilayah Kelurahan Kuin Cerucuk - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Kesulitan pasokan air bersih yang dialami warga Kelurahan Kuin Cerucuk dan sekitarnya selama sepekan terakhir mendapat respons dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Pemko mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih hingga malam hari ke sejumlah kawasan terdampak.
Penyaluran dilakukan salah satunya di Jalan Ir. P.H. Moch. Noor, Kamis (3/9/2026), untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah menurunnya debit dan kualitas air.
Selain mengirimkan air menggunakan mobil tangki, Pemko Banjarmasin bersama tim rescue juga membagikan tong penampungan di sejumlah titik permukiman.
Fasilitas tersebut disiapkan agar warga dapat menampung air bantuan sekaligus memudahkan distribusi ke kawasan yang mengalami keterbatasan pasokan.
Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani Yamin HR, yang meninjau langsung penyaluran mengatakan keluhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih harus segera ditindaklanjuti.
“Setiap keluhan masyarakat terkait kebutuhan air bersih langsung kami tindak lanjuti dengan cepat. Pemko Banjarmasin bersama tim rescue menyalurkan bantuan air, menyediakan tong penampungan, dan mendistribusikannya ke warga,” ujarnya.
Menurut Neli, kondisi tersebut dipengaruhi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober. Penurunan debit air baku juga disertai kondisi air yang semakin asin akibat naiknya air laut.
Keterbatasan pasokan tersebut membuat distribusi air bersih perlu diperkuat. Pemko kemudian mengerahkan tim rescue untuk membantu mobil tangki mendistribusikan air hingga malam hari.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan distribusi, terutama ke kawasan yang terdampak mulai dari Kuin Cerucuk hingga Pelambuan.
“Jika masyarakat sampai kekurangan air bersih, tentu dapat memicu berbagai gangguan kesehatan,” tambahnya.
Di sisi lain, upaya pemulihan jaringan pipa masih dilakukan PAM Bandarmasih. Pemko Banjarmasin juga terus melakukan penanganan darurat sembari memastikan kebutuhan air warga tetap mendapatkan perhatian.
Tidak hanya persoalan air bersih, Pemko turut memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat di tengah musim kemarau dan munculnya kabut asap pada pagi hari.
Masker gratis dibagikan kepada warga sebagai langkah antisipasi terhadap paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pemko Banjarmasin memastikan respons terhadap persoalan air bersih terus dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi selama kondisi pasokan belum kembali normal.
Penulis: Rian
