![]() |
| Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR saat menyampaikan informasi terkait momentum hari jadi Kota Banjarmasin ke 500, Foto : Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL — Pemerintah Kota Banjarmasin resmi mengambil keputusan besar terkait peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
Di usia yang menginjak lima abad ini, rangkaian acara yang bersifat hiburan dan kemeriahan dipastikan resmi ditiadakan sebagai bentuk empati terhadap rentetan musibah yang melanda daerah maupun tanah air.
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR. Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil dengan penuh pertimbangan dan rasa kebersamaan, meski menyadari banyak pihak, mulai dari masyarakat hingga pelaku usaha, yang telah menantikan serta mempersiapkan momentum bersejarah tersebut.
Sejumlah peristiwa krusial menjadi latar belakang peniadaan perayaan kemeriahan ini. Di antaranya adalah bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda Kalimantan Selatan.
Dampak karhutla tersebut telah memicu meningkatnya kasus gangguan pernapasan yang mengganggu aktivitas siswa hingga pekerja di Banjarmasin.
Selain itu, Banjarmasin juga tengah menghadapi fenomena alam berupa kemarau, fluktuasi air asin, dan kekeringan yang memicu krisis air bersih bagi sektor domestik, pertanian, perkebunan, hingga perikanan.
Duka kota ini makin mendalam menyusul insiden tenggelamnya Kapal Pilgo Transport 8 yang menyisakan kepedihan bagi keluarga korban yang masih menantikan kabar anggota keluarga mereka.
"Ini bukanlah keputusan yang mudah. Kami percaya sebuah kota tidak hanya menjadi besar karena kemeriahan perayaannya, tetapi karena hati seluruh masyarakatnya. Ada waktunya merayakan, ada waktunya saling menguatkan," ujar Wali Kota Muhammad Yamin HR, Kamis (17/09/2026).
Atas nama pribadi dan Pemko Banjarmasin, Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus permohonan maaf kepada seluruh panitia, mitra, dan pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara.
Peringatan 5 abad Kota Banjarmasin kali ini dialihkan menjadi momentum untuk mendoakan para korban bencana, keluarga yang ditinggalkan, serta relawan yang bertugas di lapangan.
Pemko mengajak seluruh warga Banjarmasin untuk menjadikan Hari Jadi ke-500 ini sebagai sarana mempererat rasa kemanusiaan, bergandengan tangan, dan bahu-membahu demi kemajuan serta kesejahteraan Kota Banjarmasin.
Penulis : rian
