RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban musibah KM Virgo Transport 8 memasuki perkembangan penting pada hari ke-9, Senin (21/09/2026) kemarin. Benar saja, Tim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan dan mengevakuasi lima jenazah tambahan dari berbagai lokasi pencarian.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin selaku Search and Rescue Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, membenarkan adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi melalui optimalisasi penyisiran darat, laut, hingga udara.
"Kita berhasil mengevakuasi lima korban, semuanya dalam keadaan meninggal dunia dan saat ini masih dalam proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin," ujar I Putu Sudayana dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin malam tadi.
Penemuan lima korban pada operasi hari ke 9 terbagi di dua titik utama. 3 Korban Terjebak di Bangkai Kapal dan dievakuasi secara langsung dari dalam badan kapal yang tenggelam oleh tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama tim penyelam Jasa Lindo.
Sedangkan 2 korban lain ditemukan di pesisir pantai, terdampar di area Pantai Seruyan, Kalimantan Tengah.
"Tim SAR Banjarmasin berkoordinasi dengan Kantor SAR Palangkaraya untuk membawa kedua jenazah melalui jalur darat menuju RS Bhayangkara Banjarmasin," ujarnya.
I Putu Sudayana menjelaskan, penyelaman ke dalam badan kapal membutuhkan perjuangan ekstra lantaran tim penyelam harus terus berkejaran dengan perubahan cuaca dan arus laut yang sangat cepat.
Penyelaman riskan tersebut memanfaatkan celah waktu singkat ketika gelombang dan arus laut mulai mereda.
Memasuki hari ke-10 pencarian pada Selasa (22/09/2026), fokus utama tim masih tertuju pada penyisiran badan kapal untuk mengevakuasi korban yang diperkirakan masih terjebak di dalamnya. Untuk mempercepat proses evakuasi, kekuatan personel penyelam ditingkatkan secara signifikan.
"Hari ini ada tambahan tim penyelam dari Alut Armada 2 Surabaya. KRI Nala akan bergabung kembali membawa 22 tim penyelam. Sehingga total tim penyelam yang ada di lapangan kurang lebih berjumlah 34 orang," jelas Putu.
KRI Nala dijadwalkan tiba di lokasi operasi sekitar pukul 06.00 atau 07.00 WITA. Dukungan kondisi cuaca dari BMKG yang memperkirakan tinggi gelombang mereda di kisaran 0,5 hingga 1,5 meter diharapkan makin memperlancar proses evakuasi di lapangan.
Penulis : rian
