![]() |
| RAMAI: Kegiatan Sapta Pesona oleh Dispar Kalsel - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Selatan mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas destinasi wisata sekaligus mendukung ekonomi masyarakat lokal.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sapta Pesona yang dipusatkan di kawasan wisata bawah Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan melibatkan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Badan Pengelola Geopark Meratus, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) kawasan Jembatan Barito, masyarakat setempat, serta Putra-Putri Pariwisata Kalimantan Selatan.
Kepala Dispar Kalsel Iwan Fitriady mengatakan, penerapan Sapta Pesona menjadi salah satu landasan untuk menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas.
Sapta Pesona mencakup tujuh unsur, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.
“Penerapan Sapta Pesona di kawasan destinasi membutuhkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas pariwisata sehari-hari,” ujar Iwan.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda tidak hanya berkaitan dengan kebersihan destinasi, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan, keramahan kepada wisatawan, penguatan budaya lokal, serta penciptaan pengalaman wisata yang positif.
Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat jejaring antarpemuda di kawasan Geopark Meratus. Dengan demikian, generasi muda diharapkan dapat mengambil peran dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Iwan menyebut pengembangan Geopark Meratus memiliki dua perhatian utama, yakni menjaga warisan bumi dan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar situs-situs geopark.
“Terkait dengan Geopark Meratus yang sudah ada pengakuan secara internasional, itu poinnya ada dua. Yang pertama, menjaga atau melestarikan warisan bumi. Yang kedua, berupaya agar masyarakat setempat atau masyarakat lokal di mana titik-titik situs tersebut bisa meningkat perekonomian mereka,” katanya.
Menurut Iwan, pengembangan destinasi tidak dapat hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan. Kelestarian alam dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan pariwisata.
Melalui kegiatan Sapta Pesona di kawasan Jembatan Barito, Dispar Kalsel berharap kesadaran masyarakat dan generasi muda terhadap kualitas destinasi semakin kuat.
Pengembangan kawasan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan warisan bumi serta membuka manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal.
Penulis: H. Faidur
