Trending

70 Siswa SMAN 1 Banjarbaru Ikuti Perekaman KTP-el di Sekolah

RAMAI: Prosesi perekaman e-KTP di SMAN 1 Banjarbaru - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Sekitar 70 siswa SMA Negeri 1 Banjarbaru mengikuti layanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula, Rabu (16/9/2026).

Layanan tersebut dilaksanakan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Disdukcapil Kota Banjarbaru di lingkungan sekolah. Pelaksanaannya turut dimonitoring Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Disdukcapil Provinsi Kalsel Dewi Fuziarti bersama jajaran turun langsung melihat pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan tersebut.

Dewi mengatakan, layanan jemput bola ke sekolah dilakukan untuk mendekatkan akses pelayanan kepada pelajar yang telah maupun akan memasuki usia wajib memiliki KTP-el.

“Kami ingin memastikan anak-anak yang sudah memasuki usia 17 tahun maupun yang akan memasuki usia 17 tahun dapat segera melakukan perekaman KTP-el. Dengan layanan jemput bola seperti ini, masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor pelayanan karena petugas yang mendatangi langsung ke sekolah,” ujar Dewi.

Pelayanan di SMAN 1 Banjarbaru merupakan tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota Banjarbaru tentang Pelayanan Perekaman KTP-el di Sekolah.

Pelaksanaan kegiatan juga mendapat persetujuan dari pihak sekolah melalui surat resmi yang ditandatangani Kepala SMAN 1 Banjarbaru Fauzi Rahman.

Menurut Dewi, kerja sama antara pemerintah daerah dan sekolah diperlukan untuk memperluas cakupan kepemilikan dokumen kependudukan, khususnya bagi pemilih pemula.

“Sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta pihak sekolah sangat penting. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga tidak ada lagi anak yang sudah memenuhi persyaratan tetapi belum melakukan perekaman KTP-el,” jelasnya.

Perekaman dimulai pukul 09.00 WITA. Para siswa mengikuti sejumlah tahapan administrasi kependudukan, mulai dari verifikasi data, pemindaian sidik jari, perekaman iris mata hingga pengambilan pasfoto digital.

Monitoring dilakukan untuk memastikan pelayanan berlangsung tertib dan dapat menjangkau siswa yang telah memenuhi maupun segera memenuhi persyaratan perekaman KTP-el.

Bagi pemilih pemula, layanan langsung di sekolah memberikan kemudahan karena proses perekaman dapat dilakukan tanpa harus mendatangi kantor pelayanan kependudukan.

Selain memudahkan masyarakat, perekaman KTP-el bagi pelajar juga mendukung tersedianya dokumen identitas kependudukan bagi generasi muda serta pemutakhiran data pemilih pemula.

Disdukcapil Provinsi Kalsel, Pemkot Banjarbaru, Disdukcapil Kota Banjarbaru dan pihak sekolah selanjutnya mendorong agar layanan serupa dapat menjangkau lebih banyak sekolah menengah.

Upaya tersebut diarahkan untuk memastikan warga yang telah memenuhi persyaratan memperoleh dokumen administrasi kependudukan secara lebih mudah dan merata.

Penulis: H. Faidur

Lebih baru Lebih lama