![]() |
| LOGO: Ilustrasi logo Premier League - Foto Dok Bola.com |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Musim baru Premier League menjadi kesempatan bagi para pemain untuk memulai kembali dan menunjukkan performa terbaik. Namun, setelah lima pertandingan, sejumlah nama besar justru belum mampu memenuhi ekspektasi.
Jeda internasional menjadi momentum untuk mengevaluasi performa pemain sepanjang awal musim 2026/27. Berikut lima pemain yang dinilai belum tampil sesuai harapan.
1. Florian Wirtz
Florian Wirtz menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah awal musimnya bersama Liverpool belum berjalan sesuai ekspektasi.
Legenda Liverpool Jamie Carragher kembali mengkritik penampilan gelandang asal Jerman tersebut setelah Liverpool menghadapi Bournemouth. Carragher menilai Wirtz belum menunjukkan pengaruh yang diharapkan sejak didatangkan ke Anfield.
“Sedang dalam performa buruk; apa yang kita lihat adalah apa adanya dia,” ujar Carragher.
Wirtz didatangkan Liverpool dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai sekitar €117,5 juta. Pada awal musim 2026/27, ia baru mencatat satu assist di Premier League dan belum mencetak gol. Kritik terhadap penampilannya juga muncul setelah laga Liverpool melawan Bournemouth.
2. Bryan Mbeumo
Bryan Mbeumo juga masuk dalam sorotan setelah Manchester United menjalani awal musim yang belum konsisten.
Absennya Amad Diallo membuat Mbeumo lebih banyak dimainkan di sisi sayap. Namun, kontribusinya dalam situasi satu lawan satu dinilai belum maksimal.
Mbeumo tetap sudah mencetak dua gol di Premier League musim ini, sehingga sorotan terhadapnya lebih berkaitan dengan kontribusi permainan secara keseluruhan daripada sekadar produktivitas gol. Data Opta mencatat Mbeumo telah tampil dalam lima pertandingan Premier League 2026/27 dan menjadi starter di seluruh laga tersebut.
3. Viktor Gyökeres
Viktor Gyökeres menjalani musim debut yang cukup produktif bersama Arsenal pada 2025/26 dengan mencetak 14 gol Premier League.
Namun, awal musim 2026/27 berjalan berbeda bagi penyerang asal Swedia tersebut. Gyökeres baru mendapatkan 29 menit bermain di Premier League dan seluruhnya datang sebagai pemain pengganti.
Ia belum mencetak gol maupun assist dari menit bermain tersebut. Kondisi ini membuat Gyökeres belum memiliki banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya sebagai ujung tombak Arsenal.
4. Sandro Tonali
Sandro Tonali juga menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian setelah pindah dari Newcastle United ke Tottenham Hotspur pada musim panas 2026.
Tottenham mendatangkan gelandang Italia tersebut dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai £100 juta, termasuk biaya awal £92,5 juta dan tambahan berdasarkan klausul tertentu. Transfer itu menjadi rekor klub Tottenham.
Dengan banderol tersebut, Tonali menghadapi ekspektasi tinggi untuk menjadi bagian penting dari lini tengah Tottenham. Namun, performanya pada lima pekan awal musim belum sepenuhnya menunjukkan dampak yang diharapkan.
Kondisi permainan Tonali juga disebut bergantung pada komposisi lini tengah di sekitarnya. Kehadiran pemain seperti Mateus Fernandes dan James Maddison menjadi faktor yang dapat memengaruhi peran serta efektivitasnya di Tottenham.
5. Emiliano Martínez
Emiliano Martínez datang ke Chelsea pada musim panas 2026 setelah meninggalkan Aston Villa. Kehadirannya menjadi bagian dari perubahan di posisi penjaga gawang Chelsea pada awal era Xabi Alonso.
Namun, penampilan awal Martínez belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi yang menyertainya. Chelsea mengalami sejumlah masalah di lini pertahanan dan telah kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan Premier League pertama musim ini.
Situasi tersebut membuat tugas Martínez menjadi lebih berat. Dalam pertandingan melawan Brentford, misalnya, Chelsea kalah 0-3 dan Martínez kebobolan tiga gol.
Meski demikian, penilaian terhadap seorang penjaga gawang juga tidak dapat dilepaskan dari performa lini pertahanan di depannya. Karena itu, awal musim yang sulit bagi Chelsea tidak sepenuhnya dapat dibebankan kepada Martínez.
Sumber: Bola.com
