RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL- Presidium Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Tabalong Kadarisman, mendorong kader HMI tetap kritis agar terwujudnya kebaikan kehidupan bersama dalam rumpun bangsa, namun kritisme harus etis.
"Kritik yang lahir dari intelektualitas kader HMI. Intelektualitas harya ditujukan untuk menumbuhkan kebaikan. Ia membutuhkan komunikasi yang etis," jelas Presidium KAHMI Tabalong, Kadarisman, saat menutup secara resmi Latihan Kader (LK) II Intermediate Training Tingkat Nasional HMI Cabang Tanjung, sabtu (8/8/2026) lalu.
Kepada kader, Kadarisman mengatakan bahwa sejarah tidak pernah ditulis oleh kerumunan yang tak berarah, melainkan oleh segelintir orang yang memiliki keyakinan kokoh dan pemikiran yang matang.
Dalam tradisi perjuangan ujarnya, kelompok kecil yang terdidik dan tertempa dengan keras selalu menjadi core of the core atau motor penggerak perubahan.
KAHMI memberikan apresiasi kepada jajaran panitia pelaksana, pengurus HMI cabang, Master of Training (MOT), serta para pemateri yang telah mengawal dinamika intelektual dan mental para peserta selama beberapa hari berturut-turut.
Pada kesempatan itu, KAHMI menyampaikan tiga pesan kepada kader HMI. Pertama, transformasi gagasan. Kemampuan melakukan analisis sosial dan pemikiran kritis yang didapat selama training tidak boleh berhenti pada wacana atau debat kusir, melainkan harus diterjemahkan dalam aksi nyata untuk masyarakat.
Kedua, menjaga tradisi intelektual dan independensi. Kader dituntut untuk konsisten membaca, menulis, dan berdiskusi, serta menjaga independensi etis dan organisatoris HMI demi memihak kebenaran dan keadilan.
Ketiga, penguatan silaturahmi dan estafet kepemimpinan. Menjaga soliditas internal serta komunikasi konstruktif dengan senior KAHMI guna memperkuat fungsi HMI sebagai kawah candradimuka kepemimpinan nasional.
"Kelulusan LK II bukanlah titik akhir, melainkan awal dari proses pembuktian kualitas intelektual dan kepemimpinan kalian di tengah masyarakat," tambahnya.
Sebelumnya, LK II HMI Cabang Tanjung dilaksanakan selama satu pekan dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kabupaten Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf.
Penulis: Arief Rahman
