Trending

Semangat HUT ke-81 RI, Jasa Raharja Perkuat Komitmen Keselamatan Masyarakat

 

UPACARA KEMERDEKAAN: Jajaran manajemen dan insan Jasa Raharja mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) -Foto dok Jasa Raharja
 

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - PT Jasa Raharja (Persero) memperkuat komitmen menghadirkan mobilitas masyarakat yang aman, tertib, dan terlindungi dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Semangat tersebut diwujudkan melalui agenda bertajuk “Kita Indonesia, Bergerak Aman dengan Harapan”.

Komitmen itu turut ditegaskan dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Jasa Raharja pada Senin (17/8/2026). Upacara diikuti jajaran manajemen dan insan Jasa Raharja sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan kembali komitmen perusahaan dalam menjalankan mandat pelayanan publik.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan untuk bergerak, tetapi juga kepastian bahwa setiap perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan penuh harapan.

“Bagi Jasa Raharja, keselamatan adalah cara kita merawat kemerdekaan dalam mobilitas sehari-hari. Negara harus hadir memastikan masyarakat dapat bergerak dengan aman, bekerja dengan tenang, belajar, berusaha, dan pulang dengan harapan. Karena itu, setiap transformasi layanan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan,” ujar Awaluddin.

Menurut Awaluddin, Jasa Raharja terus memperkuat pelayanan dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap perbaikan. Data digunakan sebagai dasar untuk memahami kebutuhan masyarakat, mempercepat respons, menyederhanakan proses, serta memastikan pelayanan semakin mudah, cepat, dan relevan.

“Masyarakat bukan sekadar penerima layanan, tetapi pusat dari seluruh proses perbaikan. Setiap inovasi harus menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, terutama ketika mereka berada dalam situasi yang paling membutuhkan perlindungan,” katanya.

Sejalan dengan transformasi dan penguatan tata kelola sesuai arahan BP BUMN dan Danantara, Jasa Raharja memastikan pengembangan layanan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Transformasi diarahkan tidak hanya pada peningkatan efisiensi dan pemanfaatan teknologi, tetapi juga penguatan kualitas layanan serta pengambilan keputusan berbasis data.

Dalam menjalankan mandat berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 dan Nomor 34 Tahun 1964, Jasa Raharja menempatkan pelayanan korban kecelakaan sebagai bagian dari sistem perlindungan sosial nasional. Kehadiran perusahaan tidak hanya melalui penyerahan santunan, tetapi juga melalui sistem pelayanan yang memastikan korban memperoleh hak secara cepat, tepat, dan manusiawi.

Hingga Juli 2026, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp1,948 triliun kepada 91.836 korban kecelakaan di seluruh Indonesia. Perusahaan juga telah bekerja sama dengan 2.857 rumah sakit, dengan rata-rata kecepatan pembayaran santunan meninggal dunia 1 hari 00 jam 35 menit dan santunan luka-luka 4 hari 11 jam 09 menit.

Selain pelayanan santunan, Jasa Raharja memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui berbagai program keselamatan transportasi. Hingga Juli 2026, perusahaan telah merealisasikan 4.872 kegiatan action plan keselamatan transportasi yang mencakup edukasi dan kampanye keselamatan, pelatihan, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, hingga pemetaan wilayah rawan kecelakaan.

“Perlindungan yang terbaik adalah ketika kecelakaan dapat dicegah. Karena itu, Jasa Raharja tidak hanya hadir setelah musibah terjadi, tetapi juga terus membangun budaya keselamatan bersama masyarakat, pemerintah, kepolisian, rumah sakit, dan seluruh mitra yang menjadi bagian dari ekosistem keselamatan transportasi nasional,” ujar Awaluddin.

Kepedulian Jasa Raharja juga diwujudkan melalui dukungan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Perusahaan menyiapkan dukungan bagi masyarakat pengungsi di tiga wilayah terdampak, yakni Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.

Dukungan tersebut mencakup kebutuhan yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat, seperti bahan pangan pokok, air minum, sumber protein, makanan tambahan, selimut, tikar, hingga perlengkapan penerangan darurat. Pelaksanaannya dikoordinasikan bersama BPBD, pemerintah daerah, dan/atau posko penanganan bencana setempat agar bantuan tepat sasaran dan sesuai kondisi di lapangan.

Melalui semangat “Kita Indonesia, Bergerak Aman dengan Harapan”, Jasa Raharja mengajak masyarakat menjadikan keselamatan dan kepedulian sebagai bagian dari makna kemerdekaan.

Kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan bagi setiap orang untuk bergerak, bekerja, belajar, berkarya, dan kembali ke rumah dengan aman. Upaya membangun budaya keselamatan dan menghadirkan kepedulian secara bersama menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kehidupan serta produktivitas masyarakat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Sumber: Jasa Raharja

Lebih baru Lebih lama