![]() |
| BERJALAN: Wabup Akhmad Fauzi (tengah) memantau kesiapan peserta Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla 2026 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kabupaten Balangan bersama TNI-Polri dan relawan pemadam kebakaran memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau 2026.
Langkah tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla 2026 yang dipimpin Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi, Selasa (18/8/2026).
Apel turut dihadiri Kapolres Balangan AKBP Arif Mansyur Supartono dan Dandim 1001/HSU-Balangan Letkol Inf Endra Retno Erowanto. Kegiatan juga melibatkan unsur BPBD, TNI-Polri serta relawan pemadam kebakaran.
Akhmad Fauzi mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh unsur yang selama ini terlibat dalam penanganan berbagai bencana di Kabupaten Balangan, termasuk Karhutla.
Menurutnya, Balangan memiliki potensi Karhutla yang cukup tinggi sehingga pencegahan harus menjadi prioritas, terutama memasuki musim kemarau.
“Untuk itu, saya minta kepada seluruh stakeholder terkait agar benar-benar memperkuat pencegahan. Lakukan pemetaan wilayah-wilayah rawan dan pantau terus keberadaan serta potensi titik api,” ujar Akhmad Fauzi kepada awak media.
Ia menekankan, penanganan Karhutla tidak boleh hanya mengandalkan tindakan setelah kebakaran terjadi. Pemetaan wilayah rawan, pemantauan titik api dan respons cepat dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.
Pemkab Balangan juga menyoroti pola masyarakat dalam menyampaikan informasi mengenai kejadian kebakaran. Saat ini, informasi mengenai titik api sering kali lebih cepat beredar melalui media sosial.
Menurut Akhmad Fauzi, informasi tersebut perlu segera ditindaklanjuti dengan pelaporan kepada pihak berwenang agar petugas dapat bergerak cepat menuju lokasi.
“Kalau ada kejadian, informasi dari masyarakat harus cepat disampaikan sehingga bisa segera ditangani,” ujarnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, relawan pemadam kebakaran dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat pencegahan Karhutla.
Melalui apel gelar pasukan tersebut, Pemkab Balangan memastikan seluruh unsur terkait siap menghadapi ancaman Karhutla sekaligus memperkuat upaya pencegahan sepanjang musim kemarau 2026.
Penulis: Mardiana
