![]() |
| SOSOK: Gubernur Kalsel H. Muhidin saat menutup Kalsel Expo 2026 - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Gubernur Kalsel H. Muhidin didampingi Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin secara resmi menutup Kalsel Expo 2026, Senin malam.
Penutupan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, unsur Forkopimda, kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, pelaku usaha, serta peserta expo.
Kalsel Expo 2026 menjadi ruang promosi produk daerah sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dan dunia usaha. Dari 325 stan yang tersedia, sebanyak 100 stan di antaranya merupakan stan UMKM.
Gubernur H. Muhidin mengapresiasi panitia, event organizer, peserta, dan masyarakat yang mendukung pelaksanaan expo hingga menghasilkan dampak ekonomi.
“Penjualan selama Expo totalnya lebih dari Rp20 miliar,” ujar Muhidin.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan potensi expo sebagai sarana promosi sekaligus membuka pasar bagi produk Banua, mulai dari kendaraan dan alat berat hingga berbagai produk UMKM.
Muhidin juga mendorong agar kegiatan serupa dapat lebih sering digelar dengan melibatkan instansi pemerintah dan pelaku UMKM. Pemprov Kalsel, kata dia, siap memberikan ruang bagi instansi yang ingin menggelar expo di kawasan perkantoran pemerintah daerah.
“Mari kita bersama-sama menghidupkan UMKM dan kulineran yang ada di Kalsel,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi kekompakan Forkopimda Kalsel yang selama ini aktif bersama pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan.
“Inilah bukti kekompakan yang ada,” tuturnya.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel H. Ahmad Bagiawan melaporkan, total transaksi Kalsel Expo 2026 mencapai lebih dari Rp20 miliar.
“Total transaksi Kalsel Expo 2026 lebih dari Rp20 miliar,” kata Ahmad Bagiawan.
Ia merinci transaksi yang tercatat mencapai Rp19,33 miliar. Nilai tersebut kemudian bertambah dari penjualan satu unit ekskavator sekitar Rp1,3 miliar dan dua unit mobil listrik dengan nilai sekitar Rp600 juta.
Selain transaksi, jumlah pengunjung juga menjadi catatan dalam pelaksanaan expo tahun ini. Selama enam hari, sekitar 1.278.000 orang tercatat mengunjungi lokasi Kalsel Expo.
“Selama enam hari, sekitar 1.278.000 orang berkunjung ke Kalsel Expo,” ujarnya.
Ahmad Bagiawan mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan tahun ini. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi apabila Kalsel Expo kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya.
“Kekurangan yang ada akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan tahun depan,” katanya.
Pada penghujung acara, panitia mengumumkan pemenang berbagai lomba stan dan kegiatan pendukung Kalsel Expo 2026. Hadiah diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin.
Untuk kategori SKPD Provinsi, juara pertama diraih Bapenda Kalsel, disusul Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel. Sementara stan terfavorit diraih Dinas Kominfo Kalsel.
Kategori Kabupaten/Kota menempatkan Tanah Bumbu sebagai juara pertama, disusul Kotabaru dan Hulu Sungai Utara.
Pada kategori Instansi Vertikal, Korem 101/Antasari menjadi juara pertama, diikuti Lanud Syamsudin Noor dan Polda Kalsel.
Kategori BUMN dimenangkan Bank Kalsel, disusul Bank BSI dan PT PLN. Sementara kategori perusahaan swasta diraih PT Arutmin Indonesia, PT Adaro Indonesia, dan Hutan Rindang Banua.
Kategori Organisasi Sosial/Profesi dimenangkan Dekranasda Tapin, Dekranasda HSS, dan PKK Kalsel.
Untuk lomba pendukung, lomba memasak dimenangkan Dinas ESDM Kalsel, turnamen Esport oleh Tim OPR, lomba menggambar oleh Safira Talita Arumi, serta lomba mewarnai oleh Dinara Nabila.
Di akhir sambutannya, Muhidin berharap semangat Kalsel Expo terus berlanjut setelah kegiatan berakhir melalui peningkatan kualitas produk, perluasan pasar, dan semakin terbukanya peluang usaha bagi masyarakat.
“Kalsel Expo 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.
Penulis: H. Faidur
