![]() |
| GROUNDBREAKING HUNIAN MANGGARAI: Jajaran menteri dan pimpinan lembaga saat menghadiri Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di kawasan PT KAI, Jakarta, Jumat (21/8/2026) -Foto dok Rilis ATR/BPN |
RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri rangkaian Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai di Kawasan Perumahan Perusahaan PT KAI, Jumat (21/8/2026).
Usai peresmian tersebut, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan RI, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa program Hunian Terjangkau didukung penuh oleh Kementerian ATR/BPN melalui program Sertipikasi Gratis.
“Ada program baru yang dilaksanakan pemerintah oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Pak Nusron Wahid, yaitu pemberian sertipikat gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ini (sertipikat gratis) bagi mereka yang punya tanah, tapi belum bersertipikat. Ini semua kabar baik untuk masyarakat,” ujar Hashim Djojohadikusumo di hadapan awak media usai Groundbreaking Hunian Terjangkau di Manggarai, Jakarta.
Program tersebut merupakan wujud kolaborasi Kementerian ATR/BPN bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mempercepat pendaftaran tanah bagi MBR. Kerjasama ini diperkuat lewat Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Lintas Sektor bagi MBR yang ditandatangani pada 21 Juli 2026 lalu.
Hashim menambahkan, program sertipikasi gratis tidak hanya memberikan kepastian legalitas aset, tetapi juga mendukung penyediaan hunian layak. Kepastian hukum atas tanah dinilai mampu memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat, termasuk meningkatkan produktivitas.
“Untuk yang menjalankan usaha, UMKM, koperasi, ada agunan atau harta yang bisa dipakai untuk modal usaha,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN menjadi pilar penting pelaksanaan program perumahan rakyat. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satgas Perumahan RI untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset negara, seperti lahan milik PT KAI, menjadi hunian terjangkau.
“Ini terobosan paling baru, kolaborasi dengan Menteri ATR, sertipikat tanah gratis bagi MBR dan ini sudah dijalankan ya, bukan akan dijalankan,” tegas Maruarar Sirait.
Merespons hal tersebut, Wamen ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, meyakini bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci utama keberhasilan penyediaan perumahan bagi masyarakat. Menurutnya, fasilitas hunian layak harus dibarengi dengan jaminan kepastian hukum atas tanah.
“Kementerian ATR/BPN siap mendukung program pemerintah dengan kolaborasi bersama Kementerian PKP untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tidak hanya mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau, tetapi juga kepastian hukum atas tanah yang menjadi bagian dari kehidupan dan aset mereka,” jelas Ossy Dermawan.
Dalam kegiatan tersebut, Wamen Ossy beserta jajaran pejabat yang hadir meninjau langsung rumah contoh dan maket perumahan Hunian Terjangkau. Turut hadir dalam acara ini Menteri Perhubunngan RI Dudy Purwagandhi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) RI Muhammad Qodari, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin, serta sejumlah pimpinan kementerian/lembaga terkait.
Sumber: Rilis ATR/BPN
