![]() |
| SOSOK: Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Lisna Mariatun - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALTENG - Pemadaman listrik bergilir yang kembali terjadi di Kabupaten Kapuas mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Lisna Mariatun. Ia meminta PT PLN (Persero) meningkatkan keterbukaan informasi agar masyarakat mengetahui penyebab maupun jadwal pemadaman.
Menurut Lisna, gangguan pasokan listrik yang berulang tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap pelayanan publik dan pelaku usaha yang bergantung pada listrik.
Politikus PKS itu menilai sektor UMKM dan industri rumahan menjadi kelompok yang paling merasakan dampak karena proses produksi bergantung pada pasokan energi listrik yang stabil.
"Listrik yang sering padam sangat mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta roda perekonomian," ujarnya.
Selain mengganggu aktivitas ekonomi, pemadaman yang terjadi berulang juga berpotensi menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan elektronik milik masyarakat.
Karena itu, Lisna meminta PLN ULP Kuala Kapuas menyampaikan informasi secara terbuka mengenai penyebab gangguan, wilayah terdampak, hingga estimasi waktu normalisasi.
Ia juga menilai pemberitahuan sebelum pelaksanaan pemadaman sangat penting agar masyarakat maupun pelaku usaha dapat menyesuaikan aktivitasnya.
"Transparansi merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan PLN," tegasnya.
Lisna berharap PLN segera memberikan penjelasan resmi terkait gangguan listrik yang terjadi agar tidak memunculkan spekulasi maupun informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.
Penulis: MR Habibie
