![]() |
| WAWANCARA: Anggota DPRD Kabupaten Barut H. Al Hadi - Foto Dok Nett |
RILISKALIMANTAN.COM, KALTENG- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara (Barut) H. Al Hadi, mendukung kegiatan kaji tiru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barut ke Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Barut itu mengatakan, kaji tiru penting dilakukan untuk membuka wawasan pemerintah daerah terhadap berbagai inovasi dan praktik baik yang telah diterapkan daerah lain.
Pengalaman tersebut katanya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Barut.
“Kita tentu mendukung kegiatan seperti ini. Kaji tiru bukan hanya melihat program yang sudah berhasil di daerah lain, tetapi bagaimana pengalaman tersebut bisa menjadi inspirasi untuk melahirkan inovasi pelayanan publik di Barito Utara,” ujar H. Al Hadi, jumat (7/8/2026).
Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi kebutuhan yang harus terus diperhatikan. Masyarakat saat ini mengharapkan pelayanan pemerintah yang cepat, mudah, transparan, dan efektif.
Karena itu dirinya meminta hasil kaji tiru ke Kulon Progo tidak berhenti sebatas pertukaran informasi. Program yang dinilai relevan perlu diidentifikasi dan dikaji lebih lanjut untuk melihat kemungkinan penerapannya di Kabupaten Barut.
“Yang paling penting adalah dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kalau ada sistem atau inovasi yang mampu membuat pelayanan lebih cepat, lebih mudah dan lebih dekat dengan masyarakat, tentu itu patut dipelajari dan dikembangkan,” katanya.
Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Legislatif, lanjutnya, akan terus mendorong agar inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat mendapat perhatian dalam kebijakan pembangunan.
Ia berharap kegiatan kaji tiru tersebut mampu menghasilkan gagasan baru yang dapat memperkuat kinerja perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan hanya meniru bentuk programnya, tetapi pelajari konsep, proses dan manfaatnya. Kemudian sesuaikan dengan kondisi Barut agar benar-benar efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: Nett
