![]() |
| SOSOK: Wakil Ketua DPRD Balangan, Saiful Arif - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - DPRD Kabupaten Balangan mulai memperkuat komunikasi publik dengan memanfaatkan platform digital. Program Podcast Parlementaria mendapat dukungan Wakil Ketua DPRD Balangan, Saiful Arif, sebagai sarana menyampaikan informasi sekaligus mendekatkan lembaga legislatif dengan masyarakat.
Saiful Arif menilai perkembangan teknologi informasi memberikan peluang bagi DPRD untuk menghadirkan pola komunikasi yang lebih terbuka, mudah diakses, dan sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini.
Menurutnya, Podcast Parlementaria dapat menjadi media untuk menjelaskan tugas dan fungsi DPRD, membahas berbagai kegiatan legislatif, sekaligus menyampaikan aspirasi serta persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
"Podcast Parlementaria merupakan media yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dengan cara yang lebih santai dan komunikatif, masyarakat bisa mengetahui berbagai program, aspirasi, serta kebijakan yang sedang diperjuangkan DPRD," ujar Saiful Arif.
Ia mengatakan komunikasi publik tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan formal. DPRD juga perlu memanfaatkan berbagai kanal digital agar informasi mengenai kerja-kerja legislatif dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Selain sebagai media publikasi, Saiful melihat podcast berpotensi menjadi ruang edukasi politik dan pemerintahan bagi masyarakat. Format dialog yang lebih fleksibel dinilai dapat membuat pembahasan mengenai kebijakan daerah lebih mudah dipahami.
Ia berharap Podcast Parlementaria tidak hanya menghadirkan anggota DPRD sebagai narasumber. Berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, maupun kelompok masyarakat juga dapat dilibatkan untuk memperkaya perspektif dalam setiap pembahasan.
"Semoga Podcast Parlementaria menjadi jembatan komunikasi antara DPRD dan masyarakat, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan dapat diketahui secara luas serta mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel," pungkasnya.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya DPRD Balangan meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.
Penulis: Mardiana
