Trending

Disebut Prabowo Pengupas Bawang, Susanah Ternyata Penjahit Lap Majun

SEDERHANA: Penampakan rumah Susanah, warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang namanya disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Susanah, warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian publik setelah namanya disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan.

Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD, Jumat (14/8/2026), Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah sekitar Rp700.000 per kilogram.

Keterangan tersebut kemudian diluruskan oleh keluarga Susanah. Kakak iparnya, Wina, mengatakan Susanah tidak bekerja sebagai pengupas bawang.

Menurut Wina, Susanah telah sekitar tujuh bulan bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah Bojong yang menjalankan program MBG. Di tempat tersebut, Susanah bertugas sebagai petugas ompreng.

Di luar pekerjaan tersebut, Susanah juga menjalani pekerjaan sebagai penjahit kain lap majun. Bahkan, menurut keluarga, menjahit kain lap majun merupakan pekerjaan utama Susanah.

Keterangan tersebut terlihat dari aktivitas di kediaman Susanah. Terdapat mesin jahit dan sejumlah kain majun di bagian depan rumah. Sejumlah anggota keluarga juga terlihat menjahit serta merapikan kain.

Wina membantah Susanah menerima upah Rp700.000 per kilogram dari pekerjaan mengupas bawang.

"Itu tidak benar (gajinya Rp700 ribu perkilogram bawang). Ibu Susanah itu bekerja di MBG dan juga penjahit lap majun dengan harga Rp700 perkilo. Itu tidak benar kalau dia bekerja mengupas bawang dengan harga Rp700 ribu perkilo," ujar Wina saat ditemui di rumah Susanah, Minggu (16/8/2026).

Angka Rp700 yang disebut keluarga berkaitan dengan upah menjahit kain lap majun, bukan mengupas bawang. Susanah disebut mampu menjahit sekitar 20 kilogram kain lap dalam sehari sehingga penghasilannya dari pekerjaan tersebut sekitar Rp14.000 per hari.

Klarifikasi juga disampaikan melalui akun Instagram yang mengaku sebagai anak Susanah. Akun tersebut mengatakan Susanah terkejut ketika mengetahui dirinya disebut sebagai pengupas bawang.

"Sorry kak itu ibu saya, beliau juga kaget pas dibilang pengupas bawang, beliau juga sudah klarif pekerjaan sebenarnya," tulis akun tersebut.

"Mamah saya kerjanya jahit kak bukan kupas bawang," sambungnya.

Menurut akun tersebut, Susanah awalnya menerima undangan menghadiri acara kenegaraan karena menganggap kesempatan tersebut sebagai rezeki.

Susanah diketahui tinggal bersama keluarganya di kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Ciuncal. Ia memiliki tiga anak. Anak pertamanya baru menyelesaikan pendidikan, sementara dua anak lainnya masih bersekolah.

Suami Susanah sehari-hari bekerja sebagai buruh dan kuli bangunan.

Saat kediamannya dikunjungi pada Minggu, Susanah belum berada di rumah karena masih di Jakarta bersama suaminya. Wina mengatakan Susanah berada di Jakarta sejak Rabu dan diperkirakan baru kembali pada Selasa.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan keluarga, pekerjaan Susanah sehari-hari adalah sebagai penjahit kain lap majun dengan upah Rp700 per kilogram serta petugas ompreng di SPPG yang menjalankan program MBG. Informasi mengenai dirinya sebagai pengupas bawang dengan upah Rp700.000 per kilogram dibantah oleh keluarga.

Sumber: Kompas.com

Lebih baru Lebih lama