![]() |
| PAMFLET: Lomba padel antar SKPD Provinsi Kalimantan Selatan - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar turnamen padel antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel dan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Turnamen tersebut berlangsung di Lapangan Padel Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada 21–22 Agustus 2026, dengan diikuti sebanyak 25 SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel.
Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga dirancang sebagai sarana mempererat silaturahmi antarinstansi sekaligus memperkenalkan olahraga padel yang saat ini semakin berkembang di Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan.
Kepala Dispora Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Muhammad Anugrah mengatakan, pemilihan padel merupakan bagian dari upaya membudayakan olahraga yang tengah diminati masyarakat.
“Ini sekaligus akan membudayakan salah satu olahraga yang sedang booming di Indonesia dan juga di Kalimantan Selatan, yaitu padel,” ujar Anugrah, Kamis (20/8/2026).
Technical meeting telah dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai aturan dan mekanisme pertandingan. Turnamen dijadwalkan dibuka pada Jumat (21/8/2026) pukul 08.00 WITA oleh Gubernur Kalsel.
Menariknya, turnamen hanya mempertandingkan nomor ganda putra. Setiap pasangan juga diwajibkan memiliki sedikitnya satu pemain yang berstatus pejabat, baik eselon II, III maupun IV.
Ketentuan tersebut diharapkan membuat pertandingan semakin menarik sekaligus membuka ruang interaksi antara pejabat dan pegawai dari berbagai SKPD.
“Ini merupakan sebuah ajang juga silaturahmi antara SKPD guna memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-76,” jelas Anugrah.
Dari sisi pertandingan, panitia menerapkan sistem gugur. Pada babak 32 besar hingga perempat final, pertandingan menggunakan format satu set dengan target enam game. Pasangan yang lebih dahulu mencapai enam game dinyatakan sebagai pemenang.
Sementara babak semifinal, final, serta perebutan juara ketiga dan keempat menggunakan format dua set. Setiap set dimainkan hingga salah satu pasangan mencapai enam game.
Format tersebut diterapkan agar pertandingan pada fase akhir berlangsung lebih kompetitif.
Tak hanya memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan hadiah uang tunai. Juara pertama memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan juara keempat Rp750 ribu.
Dispora Kalsel berharap turnamen tersebut dapat mendorong olahraga padel berkembang secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi tren sesaat.
Penulis: H. Faidur
