Trending

Jalan Veteran Banjarmasin Terancam Ditutup Hingga Sebulan, PUPR Siapkan Jalur Alternatif

RUAS JALAN: Tim Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Kalsel melakukan pengecekkan Jalan Veteran di Kelurahan Sungai Lulut, yang mengalami amblas sepanjang lebih dari 50 meter - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan mempertimbangkan menutup sementara ruas Jalan Veteran di Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, menyusul amblesnya badan jalan akibat penurunan tanah di bantaran Sungai Martapura.

Jika disetujui Forum Lalu Lintas, penutupan diperkirakan berlangsung selama tiga minggu hingga satu bulan agar proses perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan aman.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Forum Lalu Lintas terkait rencana tersebut. Selama penanganan berlangsung, masyarakat nantinya dapat menggunakan Jalan Rahayu sebagai jalur alternatif.

"Kami lagi berkoordinasi dengan teman-teman di Forum Lalu Lintas. Kalau bisa, selama penanganan jalan itu ditutup dulu sementara supaya kami bisa bekerja secara komprehensif dan penuh, tidak terganggu lalu lintas, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan," kata Yasin di Banjarbaru, Rabu (15/7/2026).

Menurut Yasin, langkah darurat telah dilakukan sejak Selasa (14/7) dengan memasang rambu peringatan, traffic cone, dan barrier di sekitar lokasi. Tim Bidang Bina Marga bersama konsultan teknis juga telah melakukan pemeriksaan lapangan.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan badan jalan mengalami penurunan akibat gerusan di tepi sungai yang mengikis daya dukung tanah.

"Dari hasil pengamatan memang terjadi lagi gerusan di lokasi tersebut sehingga menyebabkan penurunan badan jalan. Akibatnya jalan retak dan kemudian ambles," ujarnya.

Untuk penanganan awal, bagian jalan yang rusak akan dibongkar terlebih dahulu. Selanjutnya dipasang cerucuk galam sebagai penguat tanah, dilapisi geotekstil, kemudian dilakukan penimbunan secara bertahap sebelum proses pengaspalan.

Yasin menegaskan pengaspalan tidak bisa dilakukan secara langsung karena kondisi tanah harus dipastikan benar-benar stabil.

"Kami tidak bisa langsung mengaspal. Timbunan dipasang bertahap agar penurunannya bisa dipantau. Setelah benar-benar stabil baru dilakukan pengaspalan," katanya.

Ia mengungkapkan, kerusakan serupa bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, kondisi yang sama pernah ditemukan di Jalan Martapura Lama pada 2024 dan kawasan Lampihong, Kabupaten Balangan.

Menurutnya, jalan yang berada di bantaran sungai memiliki karakteristik tanah yang rentan mengalami penurunan saat musim kemarau. Ketika tanah mulai mengering, kekuatan tanah berkurang sehingga mudah ambles saat menerima beban kendaraan.

Untuk solusi jangka panjang, PUPR Kalsel telah mengkaji pembangunan dengan sistem pile slab maupun dinding penahan tanah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala karena padatnya permukiman di bantaran sungai, keterbatasan ruang kerja, tingginya volume lalu lintas, serta sulitnya mobilisasi alat berat.

Sebagai tindak lanjut, PUPR akan melakukan investigasi geoteknik dan inspeksi teknis sebagai dasar menentukan metode penanganan permanen, termasuk kemungkinan penggunaan geotekstil, geogrid, sheet pile, bronjong, maupun dinding penahan tanah.

Sembari menunggu keputusan penutupan jalan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalan Veteran dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan.

Penulis: H. Faidur

Lebih baru Lebih lama