![]() |
Pelatih Kepala Haus Soccer U-15, Indra Syafrudin menemui anak asuhnya usai pertandingan melawan Wasaka Indonesia – Foto Rian |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Tim Haus Soccer Banjarmasin U-15 berhasil mengamankan tiket ke babak final di ajang Piala Soeratin U-15 Zona Banjarmasin.
Kepastian ini diraih usai mengandaskan perlawanan Wasaka Indonesia lewat adu penalti yang menegangkan, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di waktu normal pada Kamis (30/07/2026) pagi di Green Yakin Soccer Field.
Dalam laga semifinal yang berlangsung sengit tersebut, jual beli serangan terjadi sepanjang babak pertama dan kedua.
Kendati demikian, tidak ada gol yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan, sehingga laga terpaksa dilanjutkan ke adu tos-tosan yang akhirnya dimenangkan oleh Haus Soccer Banjarmasin.
Pelatih Kepala Haus Soccer U-15, Indra Syafrudin, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang dinilai mampu menjalankan taktik dan strategi permainan dengan sangat baik di lapangan.
"Kalau dari segi permainan, game plan yang kami terapkan sudah bisa dijalankan anak-anak dengan baik. Walaupun pada saat pertandingan babak pertama dan kedua tidak terjadi gol dan hasilnya draw, tapi dari game plan dan cara bermain itu sudah sesuai standar yang kami inginkan," ujar Indra saat diwawancarai usai laga.
Menghadapi partai puncak mendatang, Indra mengaku tidak menyiapkan skema khusus. Ia menegaskan bahwa filosofi bermain Haus Soccer menekankan pada ketenangan dan menikmati setiap detik laga di lapangan.
"Seperti biasa, di Haus Soccer ini jarang ada strategi khusus. Kami lebih menenkankan ke anak-anak untuk menikmati pertandingan, lalu mengaplikasikan apa yang selama ini diberikan pada saat latihan," jelasnya.
Lebih lanjut, Indra menegaskan bahwa fokus utama tim pembinaan Haus Soccer bukan semata-mata mengincar piala, melainkan perkembangan kualitas individu setiap pemain muda yang dipimpinnya.
"Pesan kami ke anak-anak selalu sama, nikmati pertandingan. Hasil akhir kita tidak tahu, jadi cukup nikmati pertandingan dan jalankan apa yang dipelajari saat latihan. Progres kami tidak cuma di hasil, tapi di kemampuan secara individunya, apakah ada peningkatan pada setiap anak atau tidak," tambahnya.
Meski demikian, mengenai ambisi di kompetisi ini, Indra tidak menampik bahwa target tertinggi tetap menjadi harapan seluruh tim yang berlaga di Piala Soeratin.
"Semua orang yang ikut Soeratin pasti targetnya ingin juara, itu pasti. Tapi di luar itu, yang paling utama bagi kami adalah melihat peningkatan kualitas individu anak-anak setelah berlatih di Haus Soccer," pungkasnya.
Penulis: Rian
