![]() |
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Hamid Bahasyim – Foto Ist |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Hamid Bahasyim mengharapkan, penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 benar-benar berorientasi pada kebutuhan prioritas masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Keterbatasan kemampuan fiskal daerah harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan program dan kegiatan yang akan dibiayai. Pemerintah daerah perlu lebih selektif agar anggaran dialokasikan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"APBD harus diarahkan dalam program yang manfaatnya jelas dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan sampai anggaran digunakan untuk kegiatan yang tidak menjadi prioritas," katanya, saat dikonfirmasi.
Habib Hamid Bahasyim yang merupakan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel mengungkapkan, bahwa perencanaan anggaran yang matang sejak awal menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program. Hal itu mencakup kesiapan pelaksanaan kegiatan, kualitas sumber daya manusia, dan penyusunan target yang realistis agar program dapat berjalan sesuai rencana.
"Sehingga perencanaan yang baik akan meminimalkan risiko keterlambatan pelaksanaan proyek maupun kegiatan yang tidak dapat diselesaikan hingga tuntas," ungkapnya.
Habib Hamid juga mengingatkan, agar seluruh proses penyusunan APBD tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
"Penyusunan anggaran harus rasional, terukur dan sesuai aturan. Jangan memaksakan program yang berada di luar kemampuan fiskal daerah," tambahnya.
Habib Hamid pun menegaskan, DPRD Kalsel akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar APBD 2027 benar-benar menjadi instrumen pembangunan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Yang terpenting, setiap program yang dianggarkan harus memiliki manfaat yang nyata bagi masyarakat dan mendukung peningkatan pelayanan publik," jelasnya.
Penulis: Fathur

