Trending

Desy Oktavia Ajak Ibu dan Lansia di HSS Jaga Nilai Pancasila dan Kerukunan

BICARA: Wakil Ketua DPRD Kalsel Desy Oktavia Sari menyampaikan Sosrev di Kecamatan Sungai Raya, HSS - Foto Dok Istimewa

RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Desy Oktavia Sari, mengajak perempuan, khususnya para ibu dan lansia, untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila melalui kehidupan yang rukun, saling membantu, dan menguatkan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV) di Desa Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, belum lama tadi.

Menurut Desy, para ibu dan lansia memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai kehidupan sekaligus teladan bagi generasi muda dalam menanamkan semangat gotong royong, toleransi, dan musyawarah.

"Saya percaya, ibu-ibu di desa sudah menjalankan banyak nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tinggal bagaimana kebiasaan baik itu terus dijaga, mulai dari saling membantu tetangga, mendidik anak dengan kasih sayang, hingga menjaga kerukunan meski berbeda pendapat," ujarnya.

Ia mengatakan, pengalaman dan keteladanan para ibu serta lansia menjadi modal penting dalam memperkuat karakter masyarakat, terutama di tengah berbagai perubahan sosial yang terus berkembang.

Bagi masyarakat Desa Baru yang masih mengedepankan semangat kebersamaan dalam aktivitas pertanian maupun kehidupan bermasyarakat, nilai-nilai Pancasila dinilai telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang perlu terus dipertahankan.

Menurut Desy, keharmonisan antarwarga merupakan fondasi penting dalam menciptakan desa yang aman, produktif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Ia berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami sebagai konsep kebangsaan, tetapi terus diwujudkan dalam tindakan nyata, mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat.

"Jika semangat gotong royong, saling menghormati, dan musyawarah terus dijaga, maka kita tidak hanya memperkuat persatuan, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus," tutupnya.

Penulis: H. Faidur

Lebih baru Lebih lama